Ingin Pindah ke Liga Inggris? Pemain Harus Perhatikan Hal Ini
Kamis, 30 April 2015 - 12:25 WIB
Ingin Pindah ke Liga Inggris? Pemain Harus Perhatikan Hal Ini
A
A
A
INGGRIS - Liga-liga Eropa musim 2014/15 akan segera berakhir. Sebagian bahkan sudah memunculkan juara seperti Bayern Muenchen di Bundesliga Jerman.
Rutinitas yang dilakukan setelah musim berakhir adalah perpindahan pemain. Salah satu liga yang terhitung sarat akan lalu-lintas perpindahan pemain adalah Liga Inggris.
Ya, tim-tim yang bermain di Liga Inggris kerap sibuk bongkar pasang pemain. Bagi pemain sendiri Liga Inggris memang memiliki magnet tersendiri antara lain perihal gaji dan banyaknya pemain berstatus bintang di sana.
Di sisi lain, selain punya daya tarik, Liga Inggris juga punya sesuatu yang harus diperhatikan oleh para pemain yang ingin mencicipi kompetisi di Negeri Ratu Elizabeth ini.
Berikut Sindonews coba merangkum lima hal yang harus diperhatikan para pemain sebelum mereka hijrah ke Liga Inggris.
1. Keganasan Media-Media Inggris
Bukan hal asing jika media-media Inggris sangat doyan menjadikan kehidupan para pemain yang bermain di Liga Inggris sebagai sajian berita. Mulai dari persoalan di lapangan hijau maupun di luar.
Celakanya, hal ini kadang sangat merugikan para pemain. Masih ingat alasan Luis Suarez hengkang dari Liverpool? Atau Kenapa Balotelli akhirnya memutuskan untuk hengkang dari Manchester City ke AC Milan.
Ya, salah satu alasan adalah karena media Inggris.
“Saya tidak tahu persis apakah pers Inggris memiliki kampanye terhadap saya, tetapi sepertinya mereka merindukan saya. (Ketika itu) mereka terus mengkritik saya, mencari hal-hal yang tidak ada yang menarik perhatian mereka,” ujar Suarez Maret lalu.
2. Jadwal Super Padat
Salah satu hal yang membuat Liga Inggris berbeda dengan Liga-liga lain adalah Boxing Day. Ya, ini istilah yang digunakan untuk menyebut pertandingan yang digelar satu hari setelah hari Natal.
Di saat Liga-liga lain mengalami libur Natal, Liga Inggris justru tetap bergeliat. Ini membuat pemain yang baru pertama kali mencicipi Liga Inggris dengan susah payah harus beradaptasi.
Hal ini bahkan diakui oleh pemain Bayern Muenchen, Thomas Mueller saat ditanggapi mengenai performa rekannya di timnas Jerman, yang baru pindah ke Arsenal, Mesut Ozil.
"Cukup sulit menjadi pemain sepak bola profesional di Inggris. Anda mempunyai banyak kesempatan bermain daripada di Jerman dan tidak ada liburan di musim dingin," ujar pemainThomas Muller.
"Normalnya, badan bisa regenerasi seiring berjalannya waktu kompetisi tetapi hal mental yang paling sulit untuk kembali seperti semula. Cukup sulit bagi Ozil tetapi saya tahu betapa bagus kemampuannya dan saya berharap ia mempunyai banyak pertandingan bagus bagi Arsenal," tutup Muller.
3. Persaingan yang Ketat
Di Liga Spanyol, Anda menyebut Barcelona, Real Madrid dan kini, Atletico Madrid sebagai tim yang kerap bersaing untuk juara. Di Bundesliga Jerman, Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund. Kemudian, ada Juventus di Liga Italia.
Di Inggris, ada Chelsea, Arsenal, Manchester United, Liverpool, Manchester City, dan mungkin, Tottenham Hotspur. Enam tim bersaing untuk meraih gelar juara liga!
Belum lagi tim-tim papan tengah yang kerap menyulitkan tim-tim mapan. "Di sini di Liga Inggris, Anda bisa dikalahkan 3-0 oleh tim yang ada di dasar klasemen. Itu bukan hal yang aneh di Inggris. Itulah mengapa, prediksi sebelum pertandingan bisa saja salah," ujar Alexis Sanchez, yang baru mencicipi musim pertamanya di Liga Inggris usai pindah dari Barcelona ke Arsenal, awal musim ini.
4. Permainan yang Cepat
Publik mengenal Liga Inggris sebagai liga dengan permainan yang cepat. Hal ini kerap menyulitkan para pemain sebelumnya bermain di liga dengan permainan yang berbeda.
Tidak jarang, permainan yang cepat membuat fisik pemain terkuras habis. "Saya rasa bermain sepak bola secara terus menerus selama 10 tahun ada batasnya. Saya juga kesulitan beradaptasi dengan betapa kerasnya liga ini (Liga Primer Inggris)," ujar gelandang Arsenal, Mesut Ozil.
5. Bek-Bek dengan Kekuatan Fisik
Sepak bola Inggris kental dengan duel fisik. Para pemain yang sering berduel fisik antara lain para pemain belakang. Hal ini diakui oelh Martin Skrtel, bek Liverpool.
"Hampir setiap tim memiliki penyerang berbadan besar. Saya menikmati berduel dengan mereka, merintangi mereka dan membuat tekel. Tidak mungkin untuk memenangkan bola setiap menit, tetapi itu selalu menjadi tujuan saya," pungkas Skrtel.
Rutinitas yang dilakukan setelah musim berakhir adalah perpindahan pemain. Salah satu liga yang terhitung sarat akan lalu-lintas perpindahan pemain adalah Liga Inggris.
Ya, tim-tim yang bermain di Liga Inggris kerap sibuk bongkar pasang pemain. Bagi pemain sendiri Liga Inggris memang memiliki magnet tersendiri antara lain perihal gaji dan banyaknya pemain berstatus bintang di sana.
Di sisi lain, selain punya daya tarik, Liga Inggris juga punya sesuatu yang harus diperhatikan oleh para pemain yang ingin mencicipi kompetisi di Negeri Ratu Elizabeth ini.
Berikut Sindonews coba merangkum lima hal yang harus diperhatikan para pemain sebelum mereka hijrah ke Liga Inggris.
1. Keganasan Media-Media Inggris
Bukan hal asing jika media-media Inggris sangat doyan menjadikan kehidupan para pemain yang bermain di Liga Inggris sebagai sajian berita. Mulai dari persoalan di lapangan hijau maupun di luar.
Celakanya, hal ini kadang sangat merugikan para pemain. Masih ingat alasan Luis Suarez hengkang dari Liverpool? Atau Kenapa Balotelli akhirnya memutuskan untuk hengkang dari Manchester City ke AC Milan.
Ya, salah satu alasan adalah karena media Inggris.
“Saya tidak tahu persis apakah pers Inggris memiliki kampanye terhadap saya, tetapi sepertinya mereka merindukan saya. (Ketika itu) mereka terus mengkritik saya, mencari hal-hal yang tidak ada yang menarik perhatian mereka,” ujar Suarez Maret lalu.
2. Jadwal Super Padat
Salah satu hal yang membuat Liga Inggris berbeda dengan Liga-liga lain adalah Boxing Day. Ya, ini istilah yang digunakan untuk menyebut pertandingan yang digelar satu hari setelah hari Natal.
Di saat Liga-liga lain mengalami libur Natal, Liga Inggris justru tetap bergeliat. Ini membuat pemain yang baru pertama kali mencicipi Liga Inggris dengan susah payah harus beradaptasi.
Hal ini bahkan diakui oleh pemain Bayern Muenchen, Thomas Mueller saat ditanggapi mengenai performa rekannya di timnas Jerman, yang baru pindah ke Arsenal, Mesut Ozil.
"Cukup sulit menjadi pemain sepak bola profesional di Inggris. Anda mempunyai banyak kesempatan bermain daripada di Jerman dan tidak ada liburan di musim dingin," ujar pemainThomas Muller.
"Normalnya, badan bisa regenerasi seiring berjalannya waktu kompetisi tetapi hal mental yang paling sulit untuk kembali seperti semula. Cukup sulit bagi Ozil tetapi saya tahu betapa bagus kemampuannya dan saya berharap ia mempunyai banyak pertandingan bagus bagi Arsenal," tutup Muller.
3. Persaingan yang Ketat
Di Liga Spanyol, Anda menyebut Barcelona, Real Madrid dan kini, Atletico Madrid sebagai tim yang kerap bersaing untuk juara. Di Bundesliga Jerman, Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund. Kemudian, ada Juventus di Liga Italia.
Di Inggris, ada Chelsea, Arsenal, Manchester United, Liverpool, Manchester City, dan mungkin, Tottenham Hotspur. Enam tim bersaing untuk meraih gelar juara liga!
Belum lagi tim-tim papan tengah yang kerap menyulitkan tim-tim mapan. "Di sini di Liga Inggris, Anda bisa dikalahkan 3-0 oleh tim yang ada di dasar klasemen. Itu bukan hal yang aneh di Inggris. Itulah mengapa, prediksi sebelum pertandingan bisa saja salah," ujar Alexis Sanchez, yang baru mencicipi musim pertamanya di Liga Inggris usai pindah dari Barcelona ke Arsenal, awal musim ini.
4. Permainan yang Cepat
Publik mengenal Liga Inggris sebagai liga dengan permainan yang cepat. Hal ini kerap menyulitkan para pemain sebelumnya bermain di liga dengan permainan yang berbeda.
Tidak jarang, permainan yang cepat membuat fisik pemain terkuras habis. "Saya rasa bermain sepak bola secara terus menerus selama 10 tahun ada batasnya. Saya juga kesulitan beradaptasi dengan betapa kerasnya liga ini (Liga Primer Inggris)," ujar gelandang Arsenal, Mesut Ozil.
5. Bek-Bek dengan Kekuatan Fisik
Sepak bola Inggris kental dengan duel fisik. Para pemain yang sering berduel fisik antara lain para pemain belakang. Hal ini diakui oelh Martin Skrtel, bek Liverpool.
"Hampir setiap tim memiliki penyerang berbadan besar. Saya menikmati berduel dengan mereka, merintangi mereka dan membuat tekel. Tidak mungkin untuk memenangkan bola setiap menit, tetapi itu selalu menjadi tujuan saya," pungkas Skrtel.
(sha)