Hadapi Barca, Momen Bayern Ubah Gaya Main
Selasa, 05 Mei 2015 - 21:00 WIB
Hadapi Barca, Momen Bayern Ubah Gaya Main
A
A
A
MUNICH - Gaya bermain Bayern Muenchen di bawah asuhan Josep 'Pep' Guardiola menurut mantan penggawa The Bavarians -julukan Bayern-, Steffan Effenberg tidak selalu efektif mencetak kemenangan jelang melawan Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (7/5) dini hari WIB. Gelandang berusia 46 tahun yang pernah enam tahun membela Bayern, melayangkan kritik keras kepada gaya main yang diterapkan Guardiola musim ini bersama klub wakil Bundesliga, Jerman itu.
"Bayern melakukan penguasaan bola mencapai 65 hingga 70 persen dalam satu pertandingan dan mereka ingin selalu menyerang. Tapi taktik tersebut tidak berhasil tahun lalu ketika kalah dari Real Madrid di laga home dan away pada ajang Liga Champions," jelas Guardiola dilansir Espana, Selasa (5/5/2015).
Effenberg yakin sudah saatnya buat jawara Bundesliga Jerman itu untuk mengubah taktik mereka dengan tidak melulu tergantung pada penguasaan bola. Ia juga menambahkan tidak ingin selalu melihat Pep berteriak memberikan petunjuk di pinggir lapangan kepada pemain.
"Anda harus punya kepercayaan kepada pemain yang telah menghabiskan satu pekan berlatih mempersiapkan kondisi dan memahami taktik. Guardiola terlihat berada di bawah tekanan saat berteriak di pinggir lapangan dan saya rasa ini akan merugikan tim," tandasnya.
"Bayern melakukan penguasaan bola mencapai 65 hingga 70 persen dalam satu pertandingan dan mereka ingin selalu menyerang. Tapi taktik tersebut tidak berhasil tahun lalu ketika kalah dari Real Madrid di laga home dan away pada ajang Liga Champions," jelas Guardiola dilansir Espana, Selasa (5/5/2015).
Effenberg yakin sudah saatnya buat jawara Bundesliga Jerman itu untuk mengubah taktik mereka dengan tidak melulu tergantung pada penguasaan bola. Ia juga menambahkan tidak ingin selalu melihat Pep berteriak memberikan petunjuk di pinggir lapangan kepada pemain.
"Anda harus punya kepercayaan kepada pemain yang telah menghabiskan satu pekan berlatih mempersiapkan kondisi dan memahami taktik. Guardiola terlihat berada di bawah tekanan saat berteriak di pinggir lapangan dan saya rasa ini akan merugikan tim," tandasnya.
(akr)