Demi Kudeta Rossi, Ducati Gelar Latihan Tertutup
Jum'at, 08 Mei 2015 - 15:16 WIB
Demi Kudeta Rossi, Ducati Gelar Latihan Tertutup
A
A
A
JEREZ - Tim Ducati masih menaruh dendam terhadap Valentino Rossi setelah joki andalan mereka Andrea Dovizioso kalah dalam perebutan podium di Sirkuit Jerez, akhir pekan kemarin. Agar kejadian serupa tak terulang di Grand Prix Prancis, tim asal Italia sampai menggelar latihan tertutup di Sirkuit Mugello
Rencana terselubung Ducati itu bertujuan untuk merebut podium sekaligus mempersempit ruang gerak juara dunia sembilan kali di musim ini. Dalam wawancara singkat dengan salah satu wartawan, Andrea Dovizioso bertekad mengembalikan timnya ke jalur juara pada balapan di Sirkuit Le Mans, 15-17 Mei mendatang.
Tekad tersebut lahir menyusul kesadaran bahwa dia gagal mempersembahkan podium bagi timnya di balapan teranyar. Alhasil, dia gagal mengkudeta Rossi dari pemuncak klasemen sementara dengan hanya terpaut 15 poin.
Dovizioso selalu menyumbang podium di tiga seri perdana musim ini, namun dia gagal melanjutkan trend positif Ducati saat tercecer ke posisi sembilan dengan catatan waktu 45m 39.179 detik. (Baca juga : Begini Nasib Ducati Usai Gagal di Spanyol)
"Kami akan uji coba tertutup di Mugello sebelum balapan di Sirkuit Le Mans. Saya berharap cuaca bersahabat. Saya yakin kami akan kompetitif di Le Mans. Meski begitu kami masih harus lebih baik di area grip dan traksi demi podium dan kemenangan," ujarnya, dikutip MCN, Jumat (8/5/2015).
Meski untuk kali pertama musim ini Ducati gagal merebut podium, namun kedua pembalap mereka masih menebar ancaman serius bagi para rival. Dovizioso masih bertengger di posisi kedua klasemen sementara dengan torehan 67 poin, tertinggal 15 poin di belakang Rossi. Sementara Andrea Iannone di posisi kelima dengan 50 poin. (Klasemen)
Rencana terselubung Ducati itu bertujuan untuk merebut podium sekaligus mempersempit ruang gerak juara dunia sembilan kali di musim ini. Dalam wawancara singkat dengan salah satu wartawan, Andrea Dovizioso bertekad mengembalikan timnya ke jalur juara pada balapan di Sirkuit Le Mans, 15-17 Mei mendatang.
Tekad tersebut lahir menyusul kesadaran bahwa dia gagal mempersembahkan podium bagi timnya di balapan teranyar. Alhasil, dia gagal mengkudeta Rossi dari pemuncak klasemen sementara dengan hanya terpaut 15 poin.
Dovizioso selalu menyumbang podium di tiga seri perdana musim ini, namun dia gagal melanjutkan trend positif Ducati saat tercecer ke posisi sembilan dengan catatan waktu 45m 39.179 detik. (Baca juga : Begini Nasib Ducati Usai Gagal di Spanyol)
"Kami akan uji coba tertutup di Mugello sebelum balapan di Sirkuit Le Mans. Saya berharap cuaca bersahabat. Saya yakin kami akan kompetitif di Le Mans. Meski begitu kami masih harus lebih baik di area grip dan traksi demi podium dan kemenangan," ujarnya, dikutip MCN, Jumat (8/5/2015).
Meski untuk kali pertama musim ini Ducati gagal merebut podium, namun kedua pembalap mereka masih menebar ancaman serius bagi para rival. Dovizioso masih bertengger di posisi kedua klasemen sementara dengan torehan 67 poin, tertinggal 15 poin di belakang Rossi. Sementara Andrea Iannone di posisi kelima dengan 50 poin. (Klasemen)
(bbk)