Belum Tentu Digelar Tahun Depan, Vaksin Corona Penentu Olimpiade Tokyo
Rabu, 29 April 2020 - 10:45 WIB
Foto/Reuters
TOKYO - Penundaan hingga tahun depan ternyata tidak menjadi jaminan Olimpiade 2020 Tokyo bisa digelar. Komite Penyelenggara Olimpiade menyatakan pesta olahraga multievent terbesar di dunia tersebut bisa dibatalkan jika virus corona tidak kunjung bisa dikendalikan.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Pemerintah Jepang sebelumnya sudah sepakat untuk menunda Olimpiade hingga Juli tahun depan. Kebijakan ini ditempuh sebagai respons perkembangan situasi dunia yang tidak kunjung membaik menyusul pandemi virus korona, termasuk di Jepang.
Penangguhan ini juga menjadi jawaban atas tuntutan atlet serta sejumlah asosiasi yang menilai jika persiapan Olympian menghadapi ajang tersebut tidak maksimal. Namun, penundaan hingga 23 Juli 2021 ternyata tidak menjadi Olimpiade 2020 bisa digelar.
Presiden Olimpiade 2020 Tokyo Yoshiro Mori menyatakan jika tidak akan menggelar ajang olahraga empat tahunan tersebut jika pandemi virus corona tidak kunjung bisa dikendalikan dan tetap menjadi ancaman bagi kesehatan global tahun depan. “Tidak, kalau situasinya begitu, (Olimpiade) akan dibatalkan,” kata Mori, dilansir AFP.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Pemerintah Jepang sebelumnya sudah sepakat untuk menunda Olimpiade hingga Juli tahun depan. Kebijakan ini ditempuh sebagai respons perkembangan situasi dunia yang tidak kunjung membaik menyusul pandemi virus korona, termasuk di Jepang.
Penangguhan ini juga menjadi jawaban atas tuntutan atlet serta sejumlah asosiasi yang menilai jika persiapan Olympian menghadapi ajang tersebut tidak maksimal. Namun, penundaan hingga 23 Juli 2021 ternyata tidak menjadi Olimpiade 2020 bisa digelar.
Presiden Olimpiade 2020 Tokyo Yoshiro Mori menyatakan jika tidak akan menggelar ajang olahraga empat tahunan tersebut jika pandemi virus corona tidak kunjung bisa dikendalikan dan tetap menjadi ancaman bagi kesehatan global tahun depan. “Tidak, kalau situasinya begitu, (Olimpiade) akan dibatalkan,” kata Mori, dilansir AFP.
Lihat Juga :