Keanehan Vietnam saat Jamu Timnas Indonesia: Main di Stadion Klub Liga 3, VAR di Malaysia
Minggu, 15 Desember 2024 - 18:57 WIB
Keanehan Vietnam saat Jamu Timnas Indonesia: Main di Stadion Klub Liga 3, VAR di Malaysia
Pertandingan antara Vietnam dan Timnas Indonesia dalam lanjutan fase grup Piala AFF 2024 diliputi sejumlah keanehan. Salah satunya adalah keputusan Vietnam untuk menggunakan Stadion Viet Tri, yang dikenal sebagai markas klub kasta bawah Liga Vietnam, Phu Tho FC. Tak hanya itu, teknologi VAR yang seharusnya mendukung jalannya pertandingan justru dikendalikan dari Malaysia.
Stadion Viet Tri, yang terletak di Provinsi Phu Tho, sejatinya berkapasitas hampir 20 ribu penonton dan telah menjadi tuan rumah sejumlah laga internasional sejak direnovasi pada 2019. Namun, stadion ini lebih dikenal sebagai markas Phu Tho FC, klub yang pernah berlaga di Liga 3 Vietnam. Hal ini tentu mengundang tanya, mengapa Vietnam tidak menggunakan stadion-stadion utama mereka seperti My Dinh Stadium di Hanoi.
Keputusan untuk memainkan laga sebesar Vietnam vs Indonesia di stadion tersebut terbilang cukup janggal, mengingat kapasitasnya yang relatif kecil untuk ajang sekelas Piala AFF. Beberapa pihak menduga pemilihan Viet Tri didasari pertimbangan logistik dan strategi tuan rumah, termasuk menghindari tekanan besar di stadion utama mereka.
Tak kalah mengejutkan, teknologi VAR yang digunakan dalam pertandingan ini dikabarkan tidak dikendalikan di lokasi pertandingan, melainkan dari Malaysia. Hal ini menambah sorotan terhadap kesiapan Vietnam sebagai tuan rumah di ajang Piala AFF 2024. Penggunaan VAR jarak jauh jelas memunculkan tanda tanya terkait efektivitasnya, terutama dalam memastikan keputusan yang adil di lapangan.
Stadion Viet Tri, yang terletak di Provinsi Phu Tho, sejatinya berkapasitas hampir 20 ribu penonton dan telah menjadi tuan rumah sejumlah laga internasional sejak direnovasi pada 2019. Namun, stadion ini lebih dikenal sebagai markas Phu Tho FC, klub yang pernah berlaga di Liga 3 Vietnam. Hal ini tentu mengundang tanya, mengapa Vietnam tidak menggunakan stadion-stadion utama mereka seperti My Dinh Stadium di Hanoi.
Keputusan untuk memainkan laga sebesar Vietnam vs Indonesia di stadion tersebut terbilang cukup janggal, mengingat kapasitasnya yang relatif kecil untuk ajang sekelas Piala AFF. Beberapa pihak menduga pemilihan Viet Tri didasari pertimbangan logistik dan strategi tuan rumah, termasuk menghindari tekanan besar di stadion utama mereka.
Tak kalah mengejutkan, teknologi VAR yang digunakan dalam pertandingan ini dikabarkan tidak dikendalikan di lokasi pertandingan, melainkan dari Malaysia. Hal ini menambah sorotan terhadap kesiapan Vietnam sebagai tuan rumah di ajang Piala AFF 2024. Penggunaan VAR jarak jauh jelas memunculkan tanda tanya terkait efektivitasnya, terutama dalam memastikan keputusan yang adil di lapangan.
Lihat Juga :