Prapanca Tantang Netizen yang Minta Rizky Ridho Dijual: Datang ke Kantor Persija!
Minggu, 19 Januari 2025 - 11:15 WIB
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, angkat bicara terkait rumor yang beredar mengenai masa depan Rizky Ridho / Foto: Ridhoo (@rizkyridhoramadhani)
Direktur Persija Jakarta , Mohamad Prapanca, angkat bicara terkait rumor yang beredar mengenai masa depan Rizky Ridho . Ia pun merasa geram saat mengetahui pengguna media sosial atau biasa dikenal dengan sebutan netizen meminta bek andalannya itu untuk dijual ke klub luar negeri.
Prapanca mengatakan saat ini ada yang mengendalikan media sosial dan situasinya sudah tidak baik. Jadi, dia tidak terlalu pusing menyikapi apapun rumor yang berkembang di media sosial.
Namun jika desakan itu terus terjadi, Prapanca membuka diskusi kepada siapa pun yang meminta Rizky Ridho dijual. Dia menegaskan bahwa pintu kantor Persija selalu terbuka.
Baca Juga: Profil Justin Kluivert: Bukan Sekadar Numpang Tenar dari Ayahnya
"Saya minta orang-orang yang ingin Rizky Ridho dijual datang ke kantor persija," tegas Prapanca.
Prapanca juga menyoroti maraknya komentar negatif di media sosial. Ia menduga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menghembuskan isu tersebut. "Karena, saya lihat itu robot sepertinya. Jadi, ini masalahnya memang media sosial ini susah kita mengerem, karena seenak udel saja itu ngomongnya. Media sosial Indonesia itu memang sudah tidak adil," kata Prapanca.
Prapanca mengatakan saat ini ada yang mengendalikan media sosial dan situasinya sudah tidak baik. Jadi, dia tidak terlalu pusing menyikapi apapun rumor yang berkembang di media sosial.
Namun jika desakan itu terus terjadi, Prapanca membuka diskusi kepada siapa pun yang meminta Rizky Ridho dijual. Dia menegaskan bahwa pintu kantor Persija selalu terbuka.
Baca Juga: Profil Justin Kluivert: Bukan Sekadar Numpang Tenar dari Ayahnya
"Saya minta orang-orang yang ingin Rizky Ridho dijual datang ke kantor persija," tegas Prapanca.
Prapanca juga menyoroti maraknya komentar negatif di media sosial. Ia menduga ada pihak-pihak tertentu yang sengaja menghembuskan isu tersebut. "Karena, saya lihat itu robot sepertinya. Jadi, ini masalahnya memang media sosial ini susah kita mengerem, karena seenak udel saja itu ngomongnya. Media sosial Indonesia itu memang sudah tidak adil," kata Prapanca.
Lihat Juga :