Elkan Baggott Bukan Dicoret Tapi Menolak Panggilan Patrick Kluivert, Mengapa?
Jum'at, 28 Februari 2025 - 10:05 WIB
Elkan Baggott Bukan Dicoret Tapi Menolak Panggilan Patrick Kluivert, Mengapa?
Bek andalan Timnas Indonesia, Elkan Baggott , kembali menjadi perbincangan hangat. Namun, bukan karena dicoret dari skuad Garuda, melainkan karena keputusannya sendiri untuk menolak panggilan pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Baggott seharusnya bisa menjadi bagian dari tim yang akan menghadapi Australia dan Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, menurut pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan alias Bung Ropan, bek berusia 22 tahun itu memilih fokus bersama klubnya, Blackpool FC, di League One Inggris.
Dalam sebuah perbincangan dengan Kluivert, Baggott dikabarkan menegaskan keinginannya untuk tetap bermain di Blackpool demi mendapatkan lebih banyak menit bermain. "Elkan mengatakan 'saya baik-baik saja', tetapi untuk sementara ia ingin tetap fokus membela Blackpool FC dan mendapatkan lebih banyak jam bermain di klub," ungkap Bung Ropan.
Keputusan ini cukup beralasan mengingat Baggott baru saja pulih dari cedera panjang. Bek bertinggi 194 cm itu ingin memanfaatkan momentum yang ada untuk membuktikan diri dan mengamankan tempat di tim utama Blackpool.
Selain itu, jadwal kompetisi League One tidak mengalami jeda selama FIFA Matchday Maret 2025. Blackpool dijadwalkan bertanding melawan Northampton Town pada 22 Maret, hanya dua hari setelah laga Indonesia vs Australia. Kemudian, empat hari setelah Indonesia menghadapi Bahrain, Blackpool juga akan berduel dengan Bolton Wanderers. Situasi ini membuat kehadiran Baggott di Timnas Indonesia berpotensi mengganggu ritme dan menit bermainnya di level klub.
Patrick Kluivert sendiri dikabarkan menerima keputusan ini dengan baik. "Saat Elkan bilang ingin fokus di klub, Kluivert menerima ini dengan baik. Tidak masalah," kata Bung Ropan.
Harapan publik sempat membesar dengan kedatangan Kluivert sebagai pelatih baru, mengingat Baggott sudah absen dari Timnas Indonesia selama lebih dari setahun sejak terakhir tampil di Piala Asia 2023. Namun, keputusan ini menunjukkan bahwa kembalinya Baggott ke skuad Garuda mungkin baru akan terjadi pada FIFA Matchday berikutnya.
Kini, pertanyaan yang tersisa adalah kapan Elkan Baggott akan kembali memperkuat Timnas Indonesia? Apakah keputusan ini benar-benar demi kepentingan kariernya, atau justru akan menjadi awal dari jarak yang semakin melebar antara Baggott dan skuad Garuda?
Baggott seharusnya bisa menjadi bagian dari tim yang akan menghadapi Australia dan Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, menurut pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan alias Bung Ropan, bek berusia 22 tahun itu memilih fokus bersama klubnya, Blackpool FC, di League One Inggris.
Dalam sebuah perbincangan dengan Kluivert, Baggott dikabarkan menegaskan keinginannya untuk tetap bermain di Blackpool demi mendapatkan lebih banyak menit bermain. "Elkan mengatakan 'saya baik-baik saja', tetapi untuk sementara ia ingin tetap fokus membela Blackpool FC dan mendapatkan lebih banyak jam bermain di klub," ungkap Bung Ropan.
Keputusan ini cukup beralasan mengingat Baggott baru saja pulih dari cedera panjang. Bek bertinggi 194 cm itu ingin memanfaatkan momentum yang ada untuk membuktikan diri dan mengamankan tempat di tim utama Blackpool.
Selain itu, jadwal kompetisi League One tidak mengalami jeda selama FIFA Matchday Maret 2025. Blackpool dijadwalkan bertanding melawan Northampton Town pada 22 Maret, hanya dua hari setelah laga Indonesia vs Australia. Kemudian, empat hari setelah Indonesia menghadapi Bahrain, Blackpool juga akan berduel dengan Bolton Wanderers. Situasi ini membuat kehadiran Baggott di Timnas Indonesia berpotensi mengganggu ritme dan menit bermainnya di level klub.
Nasionalisme Baggott Dipertanyakan?
Keputusan Baggott ini tentu menimbulkan beragam reaksi. Sebagian pihak menilai bahwa memilih klub daripada tim nasional bisa memengaruhi citra dan loyalitasnya terhadap Indonesia. Namun, di sisi lain, banyak yang memahami bahwa ini adalah langkah strategis untuk menjaga stabilitas kariernya di Eropa.Patrick Kluivert sendiri dikabarkan menerima keputusan ini dengan baik. "Saat Elkan bilang ingin fokus di klub, Kluivert menerima ini dengan baik. Tidak masalah," kata Bung Ropan.
Harapan publik sempat membesar dengan kedatangan Kluivert sebagai pelatih baru, mengingat Baggott sudah absen dari Timnas Indonesia selama lebih dari setahun sejak terakhir tampil di Piala Asia 2023. Namun, keputusan ini menunjukkan bahwa kembalinya Baggott ke skuad Garuda mungkin baru akan terjadi pada FIFA Matchday berikutnya.
Kini, pertanyaan yang tersisa adalah kapan Elkan Baggott akan kembali memperkuat Timnas Indonesia? Apakah keputusan ini benar-benar demi kepentingan kariernya, atau justru akan menjadi awal dari jarak yang semakin melebar antara Baggott dan skuad Garuda?
(sto)
Lihat Juga :
tulis komentar anda