Anji Manji: Atlet Biliar Indonesia Butuh Jam Terbang Lebih Tinggi di Ajang Internasional
Rabu, 26 Maret 2025 - 18:34 WIB
Anji Manji: Atlet Biliar Indonesia Butuh Jam Terbang Lebih Tinggi di Ajang Internasional
Anji Manji dikenal sebagai salah satu artis yang memiliki minat besar terhadap olahraga biliar. Namun, ia menilai bahwa atlet biliar Indonesia masih kurang mendapat perhatian dan dukungan untuk meraih kesuksesan di kancah internasional.
"Saya melihat bahwa olahraga biliar di Indonesia ini sebenarnya sudah lama ada dan kini berkembang pesat. Tapi entah kenapa, atlet-atletnya masih kurang diangkat ke permukaan," ujar Anji di Pro Billiard Center (PBC), Gedung iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (25/3/2025).
Menurutnya, banyak atlet berbakat dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki kemampuan tinggi, tetapi mereka belum mendapat sorotan yang layak. Dukungan yang lebih besar dibutuhkan agar mereka bisa menembus level lebih tinggi.
"Kalau bicara soal perkembangan atlet, kita tahu biliar sudah lama ada di Indonesia. Banyak klub di daerah, banyak yang bermain, mungkin sekadar untuk bersenang-senang, tapi tidak serius. Mungkin kita masih kekurangan atlet berprestasi, atau bisa jadi masalah utamanya adalah kurangnya kesempatan bertanding ke luar negeri," jelasnya.
"Saya melihat bahwa olahraga biliar di Indonesia ini sebenarnya sudah lama ada dan kini berkembang pesat. Tapi entah kenapa, atlet-atletnya masih kurang diangkat ke permukaan," ujar Anji di Pro Billiard Center (PBC), Gedung iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (25/3/2025).
Menurutnya, banyak atlet berbakat dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki kemampuan tinggi, tetapi mereka belum mendapat sorotan yang layak. Dukungan yang lebih besar dibutuhkan agar mereka bisa menembus level lebih tinggi.
"Kalau bicara soal perkembangan atlet, kita tahu biliar sudah lama ada di Indonesia. Banyak klub di daerah, banyak yang bermain, mungkin sekadar untuk bersenang-senang, tapi tidak serius. Mungkin kita masih kekurangan atlet berprestasi, atau bisa jadi masalah utamanya adalah kurangnya kesempatan bertanding ke luar negeri," jelasnya.
Lihat Juga :