5 Rekor Tinju Abadi yang Sulit Dipecahkan Sepanjang Masa

Rabu, 02 April 2025 - 09:44 WIB
rekor tinju masa lalu terasa semakin mustahil untuk ditaklukkan / Foto: talkSPORT
Dalam olahraga tinju yang terus berevolusi, beberapa catatan memang ditakdirkan untuk dipecahkan, sementara yang lainnya tampak membentang melampaui jangkauan zaman. Perubahan regulasi, pemahaman yang lebih mendalam tentang kesehatan petinju, dan lanskap media yang berbeda telah menciptakan batasan baru, membuat beberapa rekor masa lalu terasa semakin mustahil untuk ditaklukkan.

5 Rekor Tinju yang Kemungkinan akan Abadi dalam Buku Sejarah:

1. Pembelian PPV Terbanyak: Floyd Mayweather vs Manny Pacquiao - 4,6 Juta

Di era maraknya streaming ilegal, rasanya sulit membayangkan rekor pembelian pay-per-view (PPV) untuk mega duel Floyd Mayweather kontra Manny Pacquiao pada tahun 2015 akan terlampaui. Malam itu, 4,6 juta rumah tangga di Amerika Serikat saja rela membayar untuk menyaksikan pertarungan dua legenda ini, menghasilkan pendapatan lebih dari USD410 juta.

Siaran di Filipina, tanah kelahiran Pacquiao, ditonton hampir separuh populasi, sementara angka PPV global tak pernah diungkapkan. Kombinasi hype yang luar biasa, rivalitas yang telah lama dinanti, dan era sebelum dominasi streaming ilegal menjadikan rekor ini sangat sulit untuk disentuh.



Baca Juga: Biodata dan Agama Tevin Farmer, Eks Juara Dunia yang Dirampok Kemenangannya

2. Lonjakan Berat Badan Terbesar: Marty Kayes - 14 Divisi

Petinju Irlandia, Marty Kayes, mencatatkan rekor dunia yang unik dan mencengangkan pada Juli lalu. Ia debut di kelas berat (200+ pon) setelah memulai karier profesionalnya di kelas terbang (112 pon) di awal tahun 2000-an. Dengan tinggi hanya 5 kaki 5 inci, Kayes memiliki berat 203,25 pon saat menghadapi Mike Hadley di Jerman, melompat 14 kelas berat dari awal kariernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!