Naoya Inoue vs Cardenas: Misi Monster Raih Popularitas Dunia!
Senin, 05 Mei 2025 - 06:06 WIB
Naoya Inoue, sang penguasa tak terbantahkan kelas bantam super, kembali menggebrak ring tinju Amerika Serikat untuk pertama kalinya sejak 2021 / Foto: talkSPORT
Naoya Inoue , sang penguasa tak terbantahkan kelas bantam super, kembali menggebrak ring tinju Amerika Serikat untuk pertama kalinya sejak 2021. Kedatangannya kali ini bukan hanya sekadar mempertahankan gelar, namun juga mengukuhkan ambisinya untuk menjadi ikon global seperti legenda Filipina, Manny Pacquiao.
Inoue dijadwalkan berhadapan dengan penantang tangguh, Ramon Cardenas, di Las Vegas, Senin (5/5/2025) WIB. Petinju asal Jepang yang memiliki rekor sempurna 29 kemenangan tanpa kekalahan, dengan 26 KO siap mempertahankan sabuk juara WBC, WBA, WBO, dan IBF miliknya di kelas 122 pon.
"Sudah empat tahun sejak saya bertarung di sini. Saya tahu ada harapan besar, dan saya ingin mampu memenuhinya. Bagi diri saya sendiri, saya berencana untuk melakukannya," ungkap Inoue kepada Sky Sports.
Baca Juga: Saul Canelo Alvarez Pertahankan Gelar Kelas Menengah Super yang Penuh Kontroversial
Ketika ditanya mengenai mimpinya untuk meraih popularitas mendunia seperti yang pernah dicapai Pacquiao di awal tahun 2000-an, Inoue menjawab dengan keyakinan, "Ya, tentu saja, itulah tujuan saya datang ke sini dan jenis pertarungan seperti itulah yang saya cari. Saya senang bisa bertarung di depan lingkungan seperti ini dengan banyak penonton."
Pacquiao sendiri adalah fenomena tinju yang namanya melambung tinggi setelah serangkaian pertarungan legendaris melawan nama-nama besar seperti Erik Morales, Oscar De La Hoya, dan Ricky Hatton. Ia tercatat sebagai satu-satunya petinju yang mampu meraih gelar juara dunia di delapan kelas berat yang berbeda. Pertarungannya melawan Floyd Mayweather pada tahun 2015 menjadi laga pay-per-view tinju terlaris sepanjang masa.
Inoue dijadwalkan berhadapan dengan penantang tangguh, Ramon Cardenas, di Las Vegas, Senin (5/5/2025) WIB. Petinju asal Jepang yang memiliki rekor sempurna 29 kemenangan tanpa kekalahan, dengan 26 KO siap mempertahankan sabuk juara WBC, WBA, WBO, dan IBF miliknya di kelas 122 pon.
"Sudah empat tahun sejak saya bertarung di sini. Saya tahu ada harapan besar, dan saya ingin mampu memenuhinya. Bagi diri saya sendiri, saya berencana untuk melakukannya," ungkap Inoue kepada Sky Sports.
Baca Juga: Saul Canelo Alvarez Pertahankan Gelar Kelas Menengah Super yang Penuh Kontroversial
Ketika ditanya mengenai mimpinya untuk meraih popularitas mendunia seperti yang pernah dicapai Pacquiao di awal tahun 2000-an, Inoue menjawab dengan keyakinan, "Ya, tentu saja, itulah tujuan saya datang ke sini dan jenis pertarungan seperti itulah yang saya cari. Saya senang bisa bertarung di depan lingkungan seperti ini dengan banyak penonton."
Pacquiao sendiri adalah fenomena tinju yang namanya melambung tinggi setelah serangkaian pertarungan legendaris melawan nama-nama besar seperti Erik Morales, Oscar De La Hoya, dan Ricky Hatton. Ia tercatat sebagai satu-satunya petinju yang mampu meraih gelar juara dunia di delapan kelas berat yang berbeda. Pertarungannya melawan Floyd Mayweather pada tahun 2015 menjadi laga pay-per-view tinju terlaris sepanjang masa.
Lihat Juga :