Lionel Messi Harusnya Pergi

Senin, 07 September 2020 - 11:35 WIB
Lionel Messi. Foto/Reuters
BARCELONA - Opera Lionel Messi , Barcelona , dan Josep Maria Bartomeu berakhir dengan bertahannya La Pulga di Camp Nou. Keputusan yang tidak semuanya menyambut gembira karena bisa memunculkan api dalam sekam di Barca. Harusnya Messi pergi, dan Barca membiarkannya mencari tantangan baru.

Hubungan Messi dan Barca tidak pernah sama lagi dengan saat kali pertama dia datang ke Spanyol dan ketika memberikan semua gelar sepak bola di dunia ke Camp Nou. Messi mungkin tidak lagi memiliki cinta yang sama pada Barca. (Baca: Opini Pulik Dinilai Ganggung Penyelidikan Jaksa Pinangki)



Begitu pun penggemar Barca, kadar cintanya besar kemungkinan sudah berkurang. Bertahannya Messi memunculkan dampak besar mulai dari transfer sampai dengan hubungan internal tim. Imbasnya, akan berdampak besar pada pencapaian Blaugrana di musim depan.

Dari sisi transfer, Barca tentu harus berpikir ulang mendatangkan pemain bidikan. Alasannya, mereka masih menghabiskan setidaknya 100 juta euro untuk membayar gaji Messi. Dampaknya, keinginan pelatih Ronald Koeman mendatangkan pemain-pemain asal negerinya, Belanda, seperti Georginio Wijnaldum (Liverpool) dan Memphis Depay (Olympique Lyon) serta penyerang anyar Lautaro Martinez (Inter Milan) bukan tidak mungkin terganjal.

Koeman juga harus mengubah taktiknya. Jika sebelumnya berencana menjadikan Antoine Griezmann menggantikan Messi, kini bisa berubah. Arsitek tim asal Belanda tersebut harus memberikan Messi prioritas bersama Ansu Fati dan Ousmane Dembele. Masa depan Griezmann semakin tak menentu. Barca dikabarkan mempertimbangkan untuk melegonya dengan tiga klub Liga Primer, yakni Liverpool, Manchester United (MU), dan Arsenal sebagai peminat. (Baca juga: Turki Peringatkan perang dengan Yunani Tinggal Masalah Waktu)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!