Transformasi Karier Mees Hilgers: Dulu Nomor 10, Kini Benteng Pertahanan
Minggu, 11 Mei 2025 - 07:20 WIB
Siapa sangka, Mees Hilgers, ternyata memiliki jejak karier yang menarik sebelum kokoh di jantung pertahanan sebuah tim / Foto: @meeshilgerss
Siapa sangka, Mees Hilgers , ternyata memiliki jejak karier yang menarik sebelum kokoh di jantung pertahanan sebuah tim. Pemain berdarah Manado ini rupanya pernah mengawali perjalanannya di lapangan hijau dengan nomor punggung yang identik dengan megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi.
Ya, sebelum menjadi tembok kokoh di lini belakang, Mees Hilgers ternyata sempat mengenakan nomor punggung 10, nomor keramat yang lekat dengan peran seorang gelandang serang atau playmaker. Posisi ini biasanya menuntut pemain untuk memiliki visi bermain, kreativitas dalam menciptakan peluang, hingga naluri mencetak gol yang tinggi.
"Saya pergi ke Sparta Nijkerk saat berusia delapan tahun dan saat itu saya bermain sebagai pemain nomor sepuluh," ungkap Mees, seperti dikutip dari Twente Fans.
Baca Juga: 7 Klub Tembus Final Liga Europa Tanpa Kekalahan: Manchester United di Ambang Sejarah
Bakatnya sebagai pemain nomor 10 kemudian tercium oleh salah satu klub Eredivisie Belanda, FC Twente. Mees muda pun bergabung dengan akademi The Tukkers dengan status seorang gelandang serang.
"Orang-orang tidak akan menduganya sekarang, tetapi saat itu saya sangat suka menggiring bola dan mencetak gol. FC Twente juga merekrut saya sebagai pemain nomor sepuluh," lanjut pemain berusia 23 tahun tersebut.
Ya, sebelum menjadi tembok kokoh di lini belakang, Mees Hilgers ternyata sempat mengenakan nomor punggung 10, nomor keramat yang lekat dengan peran seorang gelandang serang atau playmaker. Posisi ini biasanya menuntut pemain untuk memiliki visi bermain, kreativitas dalam menciptakan peluang, hingga naluri mencetak gol yang tinggi.
"Saya pergi ke Sparta Nijkerk saat berusia delapan tahun dan saat itu saya bermain sebagai pemain nomor sepuluh," ungkap Mees, seperti dikutip dari Twente Fans.
Baca Juga: 7 Klub Tembus Final Liga Europa Tanpa Kekalahan: Manchester United di Ambang Sejarah
Bakatnya sebagai pemain nomor 10 kemudian tercium oleh salah satu klub Eredivisie Belanda, FC Twente. Mees muda pun bergabung dengan akademi The Tukkers dengan status seorang gelandang serang.
"Orang-orang tidak akan menduganya sekarang, tetapi saat itu saya sangat suka menggiring bola dan mencetak gol. FC Twente juga merekrut saya sebagai pemain nomor sepuluh," lanjut pemain berusia 23 tahun tersebut.
Lihat Juga :