Kejurda DKI Jakarta 2025: Narendra Masou Widjaya Jadi Mesin Poin Airone KU-12!
Sabtu, 17 Mei 2025 - 19:30 WIB
Narendra Masou Widjaya, kapten Airone KU-12 tampil mengesankan pada laga pembuka Kejurda DKI Jakarta 2025 / Foto: Ist
Kejuaraan Daerah (Kejurda) DKI Jakarta 2025 resmi bergulir dengan menyajikan laga pembuka yang langsung memantik perhatian. Bertanding di GOR Grogol, tim Airone KU-12 tampil menggila dan tanpa ampun membantai lawannya, CGR, dengan skor telak 56–21.
Kemenangan telak ini mengirimkan sinyal peringatan keras kepada seluruh kontestan di Pool A. Di balik performa impresif Airone, satu nama mencuri perhatian, yakni Narendra Masou Widjaya.
Sang kapten tim tampil bagai jenderal di lapangan, menjadi jangkar pertahanan, motor serangan, dan pilar utama bagi Airone KU-12. Dengan kemampuan all-around yang matang, Masou bukan hanya menjadi mesin poin, tetapi juga pengatur ritme dan pemimpin yang disegani.
Penampilan gemilang Masou kontra CGR tercermin dalam statistik individunya yang luar biasa. Dia membukukan 16 poin, 7 rebound, 4 steals, 2 blocks, dan 3 assists. Ia tak hanya menjadi top scorer tim, tetapi juga top defender utama, rebounder kedua, dan top assist ketiga. Catatan ini menunjukkan kontribusi Masou di empat aspek krusial permainan, sebuah fenomena langka di level KU-12 yang menjadikannya salah satu pemain paling komplet di turnamen ini.
Pengalaman Internasional dan Pembinaan Elite Bentuk Mental Juara Masou
Masou bukanlah kapten biasa. Sebelum Kejurda ini, ia telah mencicipi atmosfer kompetisi basket di kancah internasional, berlatih dan bertanding di Vietnam dan Filipina. Pengalaman mengikuti training camp dan turnamen mini dengan sistem dan tekanan tinggi telah menempa mentalnya.
Kemenangan telak ini mengirimkan sinyal peringatan keras kepada seluruh kontestan di Pool A. Di balik performa impresif Airone, satu nama mencuri perhatian, yakni Narendra Masou Widjaya.
Sang kapten tim tampil bagai jenderal di lapangan, menjadi jangkar pertahanan, motor serangan, dan pilar utama bagi Airone KU-12. Dengan kemampuan all-around yang matang, Masou bukan hanya menjadi mesin poin, tetapi juga pengatur ritme dan pemimpin yang disegani.
Penampilan gemilang Masou kontra CGR tercermin dalam statistik individunya yang luar biasa. Dia membukukan 16 poin, 7 rebound, 4 steals, 2 blocks, dan 3 assists. Ia tak hanya menjadi top scorer tim, tetapi juga top defender utama, rebounder kedua, dan top assist ketiga. Catatan ini menunjukkan kontribusi Masou di empat aspek krusial permainan, sebuah fenomena langka di level KU-12 yang menjadikannya salah satu pemain paling komplet di turnamen ini.
Pengalaman Internasional dan Pembinaan Elite Bentuk Mental Juara Masou
Masou bukanlah kapten biasa. Sebelum Kejurda ini, ia telah mencicipi atmosfer kompetisi basket di kancah internasional, berlatih dan bertanding di Vietnam dan Filipina. Pengalaman mengikuti training camp dan turnamen mini dengan sistem dan tekanan tinggi telah menempa mentalnya.
Lihat Juga :