Manny Pacquiao Comeback di Usia 46, Pacman: Ayo Kita Cetak Sejarah
Kamis, 22 Mei 2025 - 09:11 WIB
Manny Pacquiao Comeback di Usia 46, Pacman: Ayo Kita Cetak Sejarah/Premier Boxing Champions
Manny Pacquiao comeback di usia 46 tahun dengan ambisi mencetak sejarah menjadi salah satu juara dunia tinju tertua. Kembalinya Manny Pacquiao yang ditakuti oleh banyak orang di dunia tinju telah dikonfirmasi pada hari Rabu, saat Manny Pacquiao, 46 tahun, mengungkapkan bahwa pertarungannya melawan Mario Barrios pada tanggal 19 Juli resmi.
Pacman --julukan Manny Pacquiao-- salah satu petinju terbaik di era modern ini bersiap untuk kembali setelah absen selama empat tahun merupakan salah satu rahasia terburuk dalam sebuah industri yang tumbuh subur dengan gosip dan rumor. Pacquiao terakhir kali bertarung saat kalah dari Yordenis Ugas dari Kuba pada Agustus 2021, pada malam ketika ia terlihat jauh dari petarung yang merusak seperti saat ia berada di puncak kejayaannya lebih dari satu dekade sebelumnya.
Baca Juga: Manny Pacquiao dan 10 Kemenangan Terbesar di Puncak Kejayaannya
Saat menantang Mario Barrios untuk memperebutkan gelar juara kelas welter WBC milik petinju berusia 30 tahun di MGM Grand, Las Vegas, petinju Filipina ini juga akan mendapatkan perebutan gelar secara langsung, terlepas dari penurunan performa dan ketidakaktifannya dalam divisi yang terakhir kali ia menorehkan kemenangan saat menghadapi Keith Thurman pada tahun 2019.
Mungkin relevan bahwa karier Thurman, yang berusia 36 tahun dan hanya mengalami satu kekalahan, dianggap telah berakhir hingga ia kembali ke kelas menengah junior pada bulan Maret untuk mengalahkan petinju Australia yang dianggap remeh, Brock Jarvis.
Pacquiao, bagaimanapun juga, nampaknya akan mendapatkan perlakuan yang sangat berbeda. Dia akan memasuki pertarungan ke-73 tanpa berusaha untuk menghilangkan karat ring yang memengaruhi bahkan petinju terhebat sekalipun, dan setelah 498 ronde sebagai petinju profesional dalam kariernya yang dimulai dengan berat badan 48 kg, berusaha untuk melengserkan petinju yang jauh lebih aktif yang berusia 16 tahun di bawahnya. "Saya kembali," ia memposting di media sosial.
Pacman --julukan Manny Pacquiao-- salah satu petinju terbaik di era modern ini bersiap untuk kembali setelah absen selama empat tahun merupakan salah satu rahasia terburuk dalam sebuah industri yang tumbuh subur dengan gosip dan rumor. Pacquiao terakhir kali bertarung saat kalah dari Yordenis Ugas dari Kuba pada Agustus 2021, pada malam ketika ia terlihat jauh dari petarung yang merusak seperti saat ia berada di puncak kejayaannya lebih dari satu dekade sebelumnya.
Baca Juga: Manny Pacquiao dan 10 Kemenangan Terbesar di Puncak Kejayaannya
Saat menantang Mario Barrios untuk memperebutkan gelar juara kelas welter WBC milik petinju berusia 30 tahun di MGM Grand, Las Vegas, petinju Filipina ini juga akan mendapatkan perebutan gelar secara langsung, terlepas dari penurunan performa dan ketidakaktifannya dalam divisi yang terakhir kali ia menorehkan kemenangan saat menghadapi Keith Thurman pada tahun 2019.
Mungkin relevan bahwa karier Thurman, yang berusia 36 tahun dan hanya mengalami satu kekalahan, dianggap telah berakhir hingga ia kembali ke kelas menengah junior pada bulan Maret untuk mengalahkan petinju Australia yang dianggap remeh, Brock Jarvis.
Pacquiao, bagaimanapun juga, nampaknya akan mendapatkan perlakuan yang sangat berbeda. Dia akan memasuki pertarungan ke-73 tanpa berusaha untuk menghilangkan karat ring yang memengaruhi bahkan petinju terhebat sekalipun, dan setelah 498 ronde sebagai petinju profesional dalam kariernya yang dimulai dengan berat badan 48 kg, berusaha untuk melengserkan petinju yang jauh lebih aktif yang berusia 16 tahun di bawahnya. "Saya kembali," ia memposting di media sosial.
Lihat Juga :