Sindir Indonesia dan Malaysia, Vietnam Ogah Sembarang Naturalisasi Pemain
Rabu, 18 Juni 2025 - 08:28 WIB
Presiden VFF, Tran Quoc Tuan, menegaskan bahwa Vietnam tidak akan mengikuti jejak Indonesia atau Malaysia yang melakukan naturalisasi secara besar-besaran / Foto: VFF
Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) secara resmi mengumumkan kebijakan naturalisasi pemain mereka yang akan sangat selektif. Presiden VFF, Tran Quoc Tuan, menegaskan bahwa Vietnam tidak akan mengikuti jejak Indonesia atau Malaysia yang melakukan naturalisasi secara besar-besaran.
Keputusan ini disampaikan presiden VFF Tran Quoc Tuan dalam konferensi pers pada 17 Juni. Dia mengakui bahwa ia sempat kelelahan dan sulit tidur usai pertandingan melawan Malaysia.
"Saya tampak kelelahan dan tidak bisa tidur selama dua malam karena pertandingan itu (melawan Malaysia)," ujar Presiden Tran, mengawali penjelasannya mengenai kebijakan penting ini.
Baca Juga: Bursa Transfer Liga Italia: Jay Idzes Pecahkan Rekor Ronaldo, Emil Audero Balik ke Palermo?
Tran Quoc Tuan mengungkapkan bahwa VFF telah melakukan kajian mendalam terhadap strategi naturalisasi yang diterapkan oleh negara-negara lain, termasuk Indonesia dan Malaysia. Ia menegaskan kekhawatirannya jika naturalisasi dilakukan secara sembarangan.
"Jika kita menaturalisasi pemain secara sembarangan, tim nasional kita mungkin akan membaik, tetapi ekosistem sepak bola domestik kita bisa terganggu," ia memperingatkan.
Keputusan ini disampaikan presiden VFF Tran Quoc Tuan dalam konferensi pers pada 17 Juni. Dia mengakui bahwa ia sempat kelelahan dan sulit tidur usai pertandingan melawan Malaysia.
"Saya tampak kelelahan dan tidak bisa tidur selama dua malam karena pertandingan itu (melawan Malaysia)," ujar Presiden Tran, mengawali penjelasannya mengenai kebijakan penting ini.
Baca Juga: Bursa Transfer Liga Italia: Jay Idzes Pecahkan Rekor Ronaldo, Emil Audero Balik ke Palermo?
Tran Quoc Tuan mengungkapkan bahwa VFF telah melakukan kajian mendalam terhadap strategi naturalisasi yang diterapkan oleh negara-negara lain, termasuk Indonesia dan Malaysia. Ia menegaskan kekhawatirannya jika naturalisasi dilakukan secara sembarangan.
"Jika kita menaturalisasi pemain secara sembarangan, tim nasional kita mungkin akan membaik, tetapi ekosistem sepak bola domestik kita bisa terganggu," ia memperingatkan.
Lihat Juga :