Profil Nyck De Vries, Pembalap Formula E Keturunan Indonesia yang Tertarik Nonton Timnas Garuda
Minggu, 22 Juni 2025 - 07:45 WIB
Profil Nyck De Vries, Pembalap Formula E Keturunan Indonesia yang Tertarik Nonton Timnas Garuda. Foto: SINDOnews-Andika Rachmansyah
JAKARTA - Tak banyak yang tahu bahwa Nyck De Vries, juara dunia Formula E 2020–2021, ternyata memiliki darah Indonesia. Pembalap asal Belanda ini mengaku tertarik mengikuti perkembangan Timnas Indonesia, terutama sejak skuad Garuda banyak diisi pemain keturunan Belanda dan kini diasuh oleh legenda Negeri Kincir Angin, Patrick Kluivert.
De Vries, yang kini memperkuat Mahindra Racing di ajang Formula E, memiliki garis keturunan Indonesia dari sang kakek yang berasal dari Malang. Ikatan itulah yang membuatnya merasa dekat dengan Indonesia, termasuk dalam urusan sepak bola.
“Saya ingin melakukannya (mengikuti perkembangan Timnas Indonesia),” kata De Vries kepada wartawan saat ditemui di Jakarta, Sabtu (21/6/2025). “Saya memang belum mengikutinya secara detail, tapi kalau kalian menyarankan saya untuk itu, saya akan melakukannya.”
Baca Juga: Dan Ticktum Perdana Juara di Formula E Jakarta 2025
Kehadiran Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi De Vries. Maklum, ia tumbuh di era ketika Kluivert masih aktif bermain untuk timnas Belanda. “Saya tahu dia. Saya pikir dia bermain ketika saya berusia enam atau tujuh tahun, jadi saya pasti ingat,” tuturnya.
Lebih lanjut, De Vries menambahkan bahwa ia cukup mengikuti sepak bola dan mengenal beberapa anak Kluivert yang juga meniti karier di dunia si kulit bundar.
“Salah satu putranya sempat bermain di Nice belum lama ini, jadi ya, saya cukup menyadari perkembangan sepak bola,” ucapnya.
Sayangnya, kunjungannya ke Jakarta dalam rangka tampil di Formula E Jakarta 2025 tak berbuah manis. Meski sempat memimpin balapan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), De Vries gagal finis. Balapan akhirnya dimenangkan Dan Ticktum (Cupra Kiro), diikuti Edoardo Mortara (Mahindra Racing) dan Nico Mueller (Andretti).
De Vries, yang kini memperkuat Mahindra Racing di ajang Formula E, memiliki garis keturunan Indonesia dari sang kakek yang berasal dari Malang. Ikatan itulah yang membuatnya merasa dekat dengan Indonesia, termasuk dalam urusan sepak bola.
“Saya ingin melakukannya (mengikuti perkembangan Timnas Indonesia),” kata De Vries kepada wartawan saat ditemui di Jakarta, Sabtu (21/6/2025). “Saya memang belum mengikutinya secara detail, tapi kalau kalian menyarankan saya untuk itu, saya akan melakukannya.”
Baca Juga: Dan Ticktum Perdana Juara di Formula E Jakarta 2025
Kehadiran Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi De Vries. Maklum, ia tumbuh di era ketika Kluivert masih aktif bermain untuk timnas Belanda. “Saya tahu dia. Saya pikir dia bermain ketika saya berusia enam atau tujuh tahun, jadi saya pasti ingat,” tuturnya.
Lebih lanjut, De Vries menambahkan bahwa ia cukup mengikuti sepak bola dan mengenal beberapa anak Kluivert yang juga meniti karier di dunia si kulit bundar.
“Salah satu putranya sempat bermain di Nice belum lama ini, jadi ya, saya cukup menyadari perkembangan sepak bola,” ucapnya.
Sayangnya, kunjungannya ke Jakarta dalam rangka tampil di Formula E Jakarta 2025 tak berbuah manis. Meski sempat memimpin balapan di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), De Vries gagal finis. Balapan akhirnya dimenangkan Dan Ticktum (Cupra Kiro), diikuti Edoardo Mortara (Mahindra Racing) dan Nico Mueller (Andretti).
Perjalanan Karier Nyck De Vries
Lihat Juga :