Liam Paro Habisi Jonathan Navarro: Aku Mau Sabuk Juara Lainnya!
Kamis, 26 Juni 2025 - 08:38 WIB
Liam Paro Menang KO Ronde 5: Aku Mau Sabuk Juara Lainnya!/No Limit Boxing
Petinju Australia, Liam Paro , berhasil melupakan kekalahannya atas Richardson Hitchins saat menghentikan Jonathan Navarro dalam lima ronde. Mantan juara kelas ringan super (welter junior) IBF berusia 29 tahun ini menjatuhkan Jonathan Navarro pada ronde kelima dan terus menekan hingga bel pertandingan berbunyi, yang memaksa tim pojok Navarro turun tangan untuk menyelamatkannya dari hukuman.
Liam Paro mencatatkan salah satu kemenangan terbaik di tahun 2024 saat ia melengserkan petinju Puerto Rico, Subriel Matias, sebagai juara IBF kelas 63,5 kilogram. Namun ia mengakhirinya dengan catatan yang mengecewakan, yaitu kehilangan gelarnya dari Hitchins pada bulan Desember. ''Saya menginginkan sabuk lainnya,” kata Liam Paro segera setelah itu. ''Juara dua kali memiliki sabuk itu.”
Baca Juga: Terence Crawford, Hindarilah Pukulan Canelo, Tim Bradley: Dia Terlalu Besar
Ia merespons dengan menyetujui kontrak satu pertandingan dengan organisasi promotor Australia, No Limit, dan dipertemukan dengan Navarro yang berusia 28 tahun di kelas 64,8 kg di Convention Centre, Cairns, dalam pertarungan yang menjadi pertarungan pertamanya di negara asalnya selama hampir tiga tahun.
Liam Paro mencatatkan salah satu kemenangan terbaik di tahun 2024 saat ia melengserkan petinju Puerto Rico, Subriel Matias, sebagai juara IBF kelas 63,5 kilogram. Namun ia mengakhirinya dengan catatan yang mengecewakan, yaitu kehilangan gelarnya dari Hitchins pada bulan Desember. ''Saya menginginkan sabuk lainnya,” kata Liam Paro segera setelah itu. ''Juara dua kali memiliki sabuk itu.”
Baca Juga: Terence Crawford, Hindarilah Pukulan Canelo, Tim Bradley: Dia Terlalu Besar
Ia merespons dengan menyetujui kontrak satu pertandingan dengan organisasi promotor Australia, No Limit, dan dipertemukan dengan Navarro yang berusia 28 tahun di kelas 64,8 kg di Convention Centre, Cairns, dalam pertarungan yang menjadi pertarungan pertamanya di negara asalnya selama hampir tiga tahun.
Lihat Juga :