Mengapa Timnas Indonesia U-17 Hanya Diperkuat 3 Pemain Diaspora di Piala Kemerdekaan 2025?
Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:06 WIB
Timnas Indonesia U-17 akan memulai kiprahnya di Piala Kemerdekaan 2025 dengan kekuatan yang terbatas dari segi pemain diaspora / Foto: Timnas Indonesia
Timnas Indonesia U-17 akan memulai kiprahnya di Piala Kemerdekaan 2025 dengan kekuatan yang terbatas dari segi pemain diaspora. Pelatih Nova Arianto mengonfirmasi bahwa hanya tiga pemain diaspora yang akan memperkuat Skuad Garuda Muda, yaitu Matthew Baker, Eizar Jacob, dan Noha Pohan.
Enam pemain lain yang sebelumnya diharapkan bergabung terpaksa batal. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Nova menjelaskan bahwa ada beberapa kendala yang menjadi penyebabnya.
Menurut Nova, salah satu kendala utama adalah masalah administrasi, terutama terkait kewarganegaraan orang tua pemain. "Kami sangat berhati-hati dengan pemain diaspora karena mereka masih di bawah usia 17 tahun," ungkap Nova di Medan, Senin (11/8/2025).
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Tak Dibebani Target di Piala Kemerdekaan 2025, Nova Arianto: Saya Ingin Mereka Berkembang
"Setelah mereka datang, kami memeriksa semuanya, mulai dari dokumen hingga status orang tua. Rata-rata orang tua mereka tidak memiliki paspor Indonesia, dan karena mereka masih di bawah usia 17, mereka tidak bisa dinaturalisasi."
Selain masalah dokumen, beberapa pemain juga tidak mendapatkan izin dari klub mereka. Nova menuturkan, "Piala Kemerdekaan ini tidak masuk dalam kalender FIFA, sehingga ada beberapa klub yang tidak memberikan izin bagi pemainnya untuk bergabung."
Enam pemain lain yang sebelumnya diharapkan bergabung terpaksa batal. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Nova menjelaskan bahwa ada beberapa kendala yang menjadi penyebabnya.
Menurut Nova, salah satu kendala utama adalah masalah administrasi, terutama terkait kewarganegaraan orang tua pemain. "Kami sangat berhati-hati dengan pemain diaspora karena mereka masih di bawah usia 17 tahun," ungkap Nova di Medan, Senin (11/8/2025).
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Tak Dibebani Target di Piala Kemerdekaan 2025, Nova Arianto: Saya Ingin Mereka Berkembang
"Setelah mereka datang, kami memeriksa semuanya, mulai dari dokumen hingga status orang tua. Rata-rata orang tua mereka tidak memiliki paspor Indonesia, dan karena mereka masih di bawah usia 17, mereka tidak bisa dinaturalisasi."
Selain masalah dokumen, beberapa pemain juga tidak mendapatkan izin dari klub mereka. Nova menuturkan, "Piala Kemerdekaan ini tidak masuk dalam kalender FIFA, sehingga ada beberapa klub yang tidak memberikan izin bagi pemainnya untuk bergabung."
Lihat Juga :