Juara yang Dinanti 16 Tahun, Albert Januarta Bawa Pulang Gelar Biliar Profesional Internasional untuk Indonesia
Minggu, 07 September 2025 - 21:18 WIB
Juara yang Dinanti 16 Tahun, Albert Januarta Bawa Pulang Gelar Biliar Profesional Internasional untuk Indonesia
JAKARTA. - Pebiliar muda asal Bintan, Kepulauan Riau, Albert Januarta, kembali mengharumkan nama Indonesia di pentas biliar dunia.
Pada usia 16 tahun, ia berhasil menjuarai turnamen internasional Zen Custom Cue & Yuan 8 Open di China pada 2–5 September 2025, meraih gelar biliar profesional internasional. Prestasi ini menjadi sejarah karena Indonesia belum memiliki juara biliar profesional internasional selama 16 tahun.
Hendra Kurniawan, Ketua Bidang Marketing & Promosi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), menjelaskan bahwa pemain terakhir yang menjuarai biliar profesional internasional adalah Ricky Yang pada Philippine Open 2009. “Sejak itu, tidak ada satupun atlet Indonesia yang mampu menjuarai turnamen internasional di level pro,” ujar Hendra.
Turnamen ini merupakan Matchroom WNT Ranking Event dengan format 8-ball dan terbuka untuk semua gender, diikuti 96 pemain dari berbagai negara. Babak awal menggunakan sistem double elimination hingga tersisa 32 pemain, kemudian berlanjut ke single knockout. Pertandingan final menggunakan format race to 13, dengan total hadiah 60 ribu dolar AS, termasuk 20 ribu dolar untuk juara pertama.
Pada usia 16 tahun, ia berhasil menjuarai turnamen internasional Zen Custom Cue & Yuan 8 Open di China pada 2–5 September 2025, meraih gelar biliar profesional internasional. Prestasi ini menjadi sejarah karena Indonesia belum memiliki juara biliar profesional internasional selama 16 tahun.
Hendra Kurniawan, Ketua Bidang Marketing & Promosi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), menjelaskan bahwa pemain terakhir yang menjuarai biliar profesional internasional adalah Ricky Yang pada Philippine Open 2009. “Sejak itu, tidak ada satupun atlet Indonesia yang mampu menjuarai turnamen internasional di level pro,” ujar Hendra.
Turnamen ini merupakan Matchroom WNT Ranking Event dengan format 8-ball dan terbuka untuk semua gender, diikuti 96 pemain dari berbagai negara. Babak awal menggunakan sistem double elimination hingga tersisa 32 pemain, kemudian berlanjut ke single knockout. Pertandingan final menggunakan format race to 13, dengan total hadiah 60 ribu dolar AS, termasuk 20 ribu dolar untuk juara pertama.
Lihat Juga :