Soccer Challenge Bandung Seri 1 2025-2026 Lahirkan Juara Baru
Minggu, 21 September 2025 - 17:40 WIB
Lapangan Chandradimuka Pusdikif, bergemuruh saat menjadi saksi bisu lahirnya para juara baru di ajang Soccer Challenge Bandung Seri 1 2025-2026, Minggu (21/9/2025) / Foto: Ist
BANDUNG - Lapangan Chandradimuka Pusdikif, bergemuruh saat menjadi saksi bisu lahirnya para juara baru di ajang Soccer Challenge Bandung Seri 1 2025-2026, Minggu (21/9/2025). Sorak sorai ribuan penonton menambah ketegangan di partai final, saat dua sekolah berhasil menorehkan sejarah.
Di kategori Kelompok Usia (KU) 10, SD Pelita tampil memukau dan sukses merebut gelar juara usai menundukkan juara bertahan SDN 075 Jatayu dengan skor 4-1. Ini menandai gelar perdana mereka di kompetisi ini.
"Mereka sudah disiapkan jauh-jauh hari. Latihan kami bukan tiga kali, tapi lima kali dalam seminggu. Kami tekankan taktik dan finishing di final ini," ujar pelatih SD Pelita Kaka Hielmy.
Sementara itu, di KU 12, SDN 026 Bojongloa berhasil melangkahkan kaki ke podium tertinggi setelah mengalahkan SDN 004 Cisaranten Kulon dengan skor 3-1. Ini merupakan gelar pertama yang diraihnya di kompetisi ini.
Sekadar informasi, sebanyak 1.904 siswi dari 78 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) berpartisipasi dalam Soccer Challenge Bandung Seri 1. Ini menunjukkan geliat pembinaan usia dini yang semakin masif.
"Atmosfer sepak bola putri di Jawa Barat, khususnya Bandung, sangat kuat. Banyak sekolah sepak bola kini membuka kelas khusus putri. Ini hal positif bagi kebangkitan sepak bola putri di Bandung," ungkap Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Bandung, Fauzi Bramantio.
Hal senada disampaikan Teddy Tjahjono selaku Program Director MilkLife Soccer Challenge. "Bandung memiliki tradisi sepak bola yang kuat, jadi ekosistem sepak bola putri bisa berputar dengan baik. Kami berharap, turnamen ini dapat terus melahirkan atlet-atlet yang akan menjadi fondasi kejayaan sepak bola putri Indonesia di masa depan," pungkasnya.
Di kategori Kelompok Usia (KU) 10, SD Pelita tampil memukau dan sukses merebut gelar juara usai menundukkan juara bertahan SDN 075 Jatayu dengan skor 4-1. Ini menandai gelar perdana mereka di kompetisi ini.
"Mereka sudah disiapkan jauh-jauh hari. Latihan kami bukan tiga kali, tapi lima kali dalam seminggu. Kami tekankan taktik dan finishing di final ini," ujar pelatih SD Pelita Kaka Hielmy.
Sementara itu, di KU 12, SDN 026 Bojongloa berhasil melangkahkan kaki ke podium tertinggi setelah mengalahkan SDN 004 Cisaranten Kulon dengan skor 3-1. Ini merupakan gelar pertama yang diraihnya di kompetisi ini.
Sekadar informasi, sebanyak 1.904 siswi dari 78 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) berpartisipasi dalam Soccer Challenge Bandung Seri 1. Ini menunjukkan geliat pembinaan usia dini yang semakin masif.
"Atmosfer sepak bola putri di Jawa Barat, khususnya Bandung, sangat kuat. Banyak sekolah sepak bola kini membuka kelas khusus putri. Ini hal positif bagi kebangkitan sepak bola putri di Bandung," ungkap Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Bandung, Fauzi Bramantio.
Hal senada disampaikan Teddy Tjahjono selaku Program Director MilkLife Soccer Challenge. "Bandung memiliki tradisi sepak bola yang kuat, jadi ekosistem sepak bola putri bisa berputar dengan baik. Kami berharap, turnamen ini dapat terus melahirkan atlet-atlet yang akan menjadi fondasi kejayaan sepak bola putri Indonesia di masa depan," pungkasnya.
Lihat Juga :