5 Generasi Emas Sepak Bola yang Gagal Angkat Trofi Piala Dunia
Rabu, 19 November 2025 - 07:23 WIB
5 Generasi Emas Sepak Bola yang Gagal Angkat Trofi Piala Dunia
Sepak bola punya satu hukum tak tertulis: tim terbaik tidak selalu menjadi juara. Skuad bertabur bintang bisa tumbang oleh tim yang tak diperhitungkan, dan sejarah pun berubah selamanya.
Beberapa generasi emas datang dengan ekspektasi raksasa di Piala Dunia , namun pulang tanpa bintang di dada. Inilah lima generasi terbaik yang gagal meraih mahkota paling bergengsi sepak bola dunia.
Generasi emas Portugal lahir dari dua gelar Piala Dunia U-20 (1989 dan 1991). Ketika para pemainnya naik level ke tim senior, Portugal dipenuhi bintang: Luís Figo, Rui Costa, Deco, Pedro Barbosa, Vítor Baía, hingga bocah bernama Cristiano Ronaldo.
Mereka menembus semifinal Euro 2000, mencapai final Euro 2004 namun dipermalukan Yunani di rumah sendiri, dan terhenti di semifinal Piala Dunia 2006—lagi-lagi oleh Prancis. Masa keemasan yang seharusnya menghasilkan trofi nyatanya berakhir tanpa satu pun gelar.
Beberapa generasi emas datang dengan ekspektasi raksasa di Piala Dunia , namun pulang tanpa bintang di dada. Inilah lima generasi terbaik yang gagal meraih mahkota paling bergengsi sepak bola dunia.
1. Portugal (2000–2006)
Generasi emas Portugal lahir dari dua gelar Piala Dunia U-20 (1989 dan 1991). Ketika para pemainnya naik level ke tim senior, Portugal dipenuhi bintang: Luís Figo, Rui Costa, Deco, Pedro Barbosa, Vítor Baía, hingga bocah bernama Cristiano Ronaldo.
Mereka menembus semifinal Euro 2000, mencapai final Euro 2004 namun dipermalukan Yunani di rumah sendiri, dan terhenti di semifinal Piala Dunia 2006—lagi-lagi oleh Prancis. Masa keemasan yang seharusnya menghasilkan trofi nyatanya berakhir tanpa satu pun gelar.
2. Hongaria (1950–1956): ‘Mighty Magyars’ yang Menghantui Sejarah
Lihat Juga :