Panjat Tebing Indonesia Turunkan Skuad Muda di SEA Games 2025, Yenny Wahid: Hindari Diboikot Lawan
Selasa, 02 Desember 2025 - 06:57 WIB
Panjat Tebing Indonesia Turunkan Skuad Muda di SEA Games 2025, Yenny Wahid: Hindari Diboikot Lawan
JAKARTA - Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid menjelaskan alasan Indonesia menurunkan skuad muda untuk SEA Games 2025 . Sebab, Yenny mengungkapkan adanya keberatan dari negara-negara peserta lain jika Indonesia tetap menurunkan atlet terbaiknya seperti Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Sebagaimana diketahui, Indonesia mengirimkan atlet-atlet muda di cabang olahraga (cabor) panjat tebing SEA Games 2025. Tidak ada nama atlet kelas dunia seperti Veddriq, Desak, Kiromal Katibin, ataupun Rajiah Sallsabillah pada skuad panjat tebing Merah Putih.
Usut punya usut, ternyata beberapa negara peserta lain sempat mengungkapkan keberatan jika Indonesia menurunkan atlet terbaiknya. Mereka khawatir seluruh medali kembali diborong Indonesia, sehingga cabor panjat tebing terancam tidak dipertandingkan.
Baca Juga: Live di GTV, Dukung Perjuangan Garuda Muda Pertahankan Emas SEA Games 2025
Yenny pun mengakui adanya dinamika tersebut. Oleh karena itu, FPTI mengirim atlet-atlet muda terbaiknya di SEA Games 2025. Meski begitu, dia tetap optimistis atlet-atletnya tetap bisa berjaya di ajang tersebut.
“Kita sempat, dalam tanda petik, ‘diancam’ seperti itu. Akhirnya kita sepakat menurunkan atlet-atlet junior. Tapi jangan khawatir. Walaupun junior, catatan waktu mereka sudah melampaui atlet-atlet ASEAN. Jadi secara teknis, saya tidak terlalu khawatir,” ujar Yenny kepada wartawan, dikutip Senin (1/12/2025).
Yenny menegaskan peluang Indonesia meraih medali tetap besar meski mengandalkan atlet muda. Terutama di nomor speed yang selama ini menjadi kekuatan utama Indonesia.
FPTI menargetkan tiga medali emas, enam perak, dan dua perunggu pada SEA Games kali ini. Selain speed, tim Indonesia juga membidik hasil lebih baik di nomor lead, yang selama ini belum sedominan speed.
“Ini semoga menjadi awalan baru khusus untuk lead. Kita punya atlet-atlet muda yang lumayan. Saya berharap kali ini kita bisa meraih emas di lead,” kata Yenny.
Dia menambahkan nomor boulder juga masuk dalam target. Namun dengan pertimbangan realistis melihat kemampuan masing-masing atlet.
Terkait nomor relay, Yenny masih menunggu konfirmasi final dari panitia penyelenggara SEA Games di Thailand. Dia menyebut Indonesia selalu siap jika nomor tersebut dipertandingkan, karena peluang medali juga cukup besar.
Sebagaimana diketahui, Indonesia mengirimkan atlet-atlet muda di cabang olahraga (cabor) panjat tebing SEA Games 2025. Tidak ada nama atlet kelas dunia seperti Veddriq, Desak, Kiromal Katibin, ataupun Rajiah Sallsabillah pada skuad panjat tebing Merah Putih.
Usut punya usut, ternyata beberapa negara peserta lain sempat mengungkapkan keberatan jika Indonesia menurunkan atlet terbaiknya. Mereka khawatir seluruh medali kembali diborong Indonesia, sehingga cabor panjat tebing terancam tidak dipertandingkan.
Baca Juga: Live di GTV, Dukung Perjuangan Garuda Muda Pertahankan Emas SEA Games 2025
Yenny pun mengakui adanya dinamika tersebut. Oleh karena itu, FPTI mengirim atlet-atlet muda terbaiknya di SEA Games 2025. Meski begitu, dia tetap optimistis atlet-atletnya tetap bisa berjaya di ajang tersebut.
“Kita sempat, dalam tanda petik, ‘diancam’ seperti itu. Akhirnya kita sepakat menurunkan atlet-atlet junior. Tapi jangan khawatir. Walaupun junior, catatan waktu mereka sudah melampaui atlet-atlet ASEAN. Jadi secara teknis, saya tidak terlalu khawatir,” ujar Yenny kepada wartawan, dikutip Senin (1/12/2025).
Yenny menegaskan peluang Indonesia meraih medali tetap besar meski mengandalkan atlet muda. Terutama di nomor speed yang selama ini menjadi kekuatan utama Indonesia.
FPTI menargetkan tiga medali emas, enam perak, dan dua perunggu pada SEA Games kali ini. Selain speed, tim Indonesia juga membidik hasil lebih baik di nomor lead, yang selama ini belum sedominan speed.
“Ini semoga menjadi awalan baru khusus untuk lead. Kita punya atlet-atlet muda yang lumayan. Saya berharap kali ini kita bisa meraih emas di lead,” kata Yenny.
Dia menambahkan nomor boulder juga masuk dalam target. Namun dengan pertimbangan realistis melihat kemampuan masing-masing atlet.
Terkait nomor relay, Yenny masih menunggu konfirmasi final dari panitia penyelenggara SEA Games di Thailand. Dia menyebut Indonesia selalu siap jika nomor tersebut dipertandingkan, karena peluang medali juga cukup besar.
Lihat Juga :