Pep Guardiola Pamit ke Fans Manchester City: Kenapa Kalian Sangat Mencintaiku?
Senin, 25 Mei 2026 - 06:53 WIB
Pep Guardiola Pamit ke Fans Manchester City: Kenapa Kalian Sangat Mencintaiku?
Pep Guardiola mengaku kesulitan menyembunyikan emosinya saat menjalani laga terakhir bersama Manchester City di Etihad Stadium, Minggu (24/5/2026). Pelatih asal Spanyol itu bahkan mempertanyakan besarnya cinta suporter The Citizens kepada dirinya setelah satu dekade penuh kesuksesan di klub tersebut.
Momen perpisahan Guardiola berlangsung usai Manchester City kalah 1-2 dari Aston Villa pada pekan terakhir Premier League 2025/2026. Hasil tersebut memang tidak ideal, tetapi atmosfer haru tetap menyelimuti stadion ketika fans memberikan penghormatan kepada sosok yang telah membawa City memasuki era kejayaan.
Guardiola sebelumnya telah mengumumkan akan meninggalkan Manchester City meski kontraknya sebenarnya masih berlaku hingga 2027. Selama 10 tahun menukangi City, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu sukses mempersembahkan 20 trofi, termasuk enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions.
Dalam pidatonya di depan pendukung City, Guardiola tampak beberapa kali menahan air mata. Ia mengaku tidak pernah membayangkan mendapat ikatan emosional sebesar itu dari para suporter.
Momen perpisahan Guardiola berlangsung usai Manchester City kalah 1-2 dari Aston Villa pada pekan terakhir Premier League 2025/2026. Hasil tersebut memang tidak ideal, tetapi atmosfer haru tetap menyelimuti stadion ketika fans memberikan penghormatan kepada sosok yang telah membawa City memasuki era kejayaan.
Guardiola sebelumnya telah mengumumkan akan meninggalkan Manchester City meski kontraknya sebenarnya masih berlaku hingga 2027. Selama 10 tahun menukangi City, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu sukses mempersembahkan 20 trofi, termasuk enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions.
Dalam pidatonya di depan pendukung City, Guardiola tampak beberapa kali menahan air mata. Ia mengaku tidak pernah membayangkan mendapat ikatan emosional sebesar itu dari para suporter.