Cetak Sejarah di Honduras, Indonesia Sabet Perak di IFA7 World Championship 2026
Senin, 01 Juni 2026 - 15:58 WIB
Timnas Football Association (FA) 7 Indonesia resmi menobatkan diri sebagai runner-up dunia setelah meraih medali perak dalam ajang bergengsi IFA7 World Championship 2026 / Foto: Istimewa
Skuad Garuda kembali mengukir tinta emas di panggung sepak bola internasional. Timnas Football Association (FA) 7 Indonesia resmi menobatkan diri sebagai runner-up dunia setelah meraih medali perak dalam ajang bergengsi IFA7 World Championship 2026 yang digelar di Honduras.
Pencapaian bersejarah ini terasa semakin spesial karena dipastikan tepat pada peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. Perjalanan Indonesia menuju partai puncak langsung menjadi sorotan dunia.
Di babak semifinal, skuad Garuda menciptakan plot twist terbesar turnamen dengan menumbangkan Brasil, salah satu kiblat sepak bola dunia yang dikenal dengan gaya Joga Bonito-nya. Melalui laga yang tensinya menguras emosi, Indonesia berhasil menyudahi perlawanan Negeri Samba lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 2-1.
Kemenangan dramatis ini sekaligus mengunci tiket Indonesia ke babak final untuk menantang sang tuan rumah, Honduras. Di partai puncak, meski harus puas di posisi kedua di hadapan suporter tuan rumah, kolektivitas permainan, kedisiplinan, dan determinasi tinggi yang ditunjukkan anak-asuh Garuda membuat nama Indonesia kini sangat diperhitungkan dalam peta kekuatan sepak bola tujuh pemain (FA7) global.
Pencapaian bersejarah ini terasa semakin spesial karena dipastikan tepat pada peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. Perjalanan Indonesia menuju partai puncak langsung menjadi sorotan dunia.
Di babak semifinal, skuad Garuda menciptakan plot twist terbesar turnamen dengan menumbangkan Brasil, salah satu kiblat sepak bola dunia yang dikenal dengan gaya Joga Bonito-nya. Melalui laga yang tensinya menguras emosi, Indonesia berhasil menyudahi perlawanan Negeri Samba lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 2-1.
Kemenangan dramatis ini sekaligus mengunci tiket Indonesia ke babak final untuk menantang sang tuan rumah, Honduras. Di partai puncak, meski harus puas di posisi kedua di hadapan suporter tuan rumah, kolektivitas permainan, kedisiplinan, dan determinasi tinggi yang ditunjukkan anak-asuh Garuda membuat nama Indonesia kini sangat diperhitungkan dalam peta kekuatan sepak bola tujuh pemain (FA7) global.
Lihat Juga :