Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Senin, 15 Juni 2026 - 01:45 WIB
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Pemerintah Ghana menyampaikan keberatan atas keputusan Kanada yang melarang gelandang andalan mereka, Thomas Partey, memasuki negara tersebut menjelang laga pembuka Piala Dunia 2026 . Akibat keputusan itu, Partey dipastikan absen saat Ghana menghadapi Panama di Toronto pada 17 Juni mendatang.
Larangan tersebut diumumkan FIFA setelah otoritas imigrasi Kanada menolak permohonan izin tinggal sementara Partey. Keputusan itu berkaitan dengan kasus hukum yang sedang dihadapinya di Inggris terkait dugaan pelecehan seksual yang hingga kini masih dalam proses peradilan.
Melalui Kementerian Luar Negeri, Ghana menilai langkah Kanada tidak adil karena didasarkan pada tuduhan yang belum menghasilkan putusan pengadilan. Pemerintah Ghana menegaskan bahwa prinsip praduga tak bersalah harus tetap dihormati sampai ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap.
Dalam pernyataannya, Ghana mengakui hak Kanada untuk menerapkan aturan imigrasi nasional. Namun, mereka mempertanyakan dasar penolakan yang menggunakan proses hukum yang belum selesai sebagai alasan utama untuk membatasi akses seorang warga negara asing.
Larangan tersebut diumumkan FIFA setelah otoritas imigrasi Kanada menolak permohonan izin tinggal sementara Partey. Keputusan itu berkaitan dengan kasus hukum yang sedang dihadapinya di Inggris terkait dugaan pelecehan seksual yang hingga kini masih dalam proses peradilan.
Melalui Kementerian Luar Negeri, Ghana menilai langkah Kanada tidak adil karena didasarkan pada tuduhan yang belum menghasilkan putusan pengadilan. Pemerintah Ghana menegaskan bahwa prinsip praduga tak bersalah harus tetap dihormati sampai ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap.
Dalam pernyataannya, Ghana mengakui hak Kanada untuk menerapkan aturan imigrasi nasional. Namun, mereka mempertanyakan dasar penolakan yang menggunakan proses hukum yang belum selesai sebagai alasan utama untuk membatasi akses seorang warga negara asing.
Lihat Juga :