Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB
Momen paling ikonik terjadi pada Piala Dunia 1986, hanya empat tahun setelah Perang Falkland. Diego Maradona menjadi mimpi buruk Inggris lewat dua gol legendaris / Foto: Al Jazeera
ATLANTA - Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina bukan sekadar perebutan tiket ke final. Pertemuan di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7/2026) WIB, akan menghidupkan kembali salah satu rivalitas paling panas dalam sejarah Piala Dunia yang telah berlangsung selama lebih dari 60 tahun.
Kisah rivalitas kedua tim dimulai pada Piala Dunia 1962 ketika Inggris menang 3-1 atas Argentina di fase grup. Namun, tensi sebenarnya memuncak empat tahun kemudian di perempat final Piala Dunia 1966.
Inggris menang 1-0 dalam laga yang diwarnai kontroversi, termasuk kartu merah kapten Argentina Antonio Rattin yang menolak meninggalkan lapangan selama beberapa menit. Seusai pertandingan, pelatih Inggris Sir Alf Ramsey bahkan menyebut permainan Argentina layaknya "hewan", mempertegas panasnya hubungan kedua tim.
Baca Juga: Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
Momen paling ikonik terjadi pada Piala Dunia 1986, hanya empat tahun setelah Perang Falkland. Diego Maradona menjadi mimpi buruk Inggris lewat dua gol legendaris. Gol pertama tercipta melalui aksi kontroversial "Tangan Tuhan", sedangkan gol kedua dikenang sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia setelah ia menggiring bola melewati hampir seluruh pemain Inggris.
Rivalitas berlanjut di Piala Dunia 1998. Inggris kembali terluka setelah David Beckham dikartu merah akibat insiden dengan Diego Simeone. Meski sempat memberikan perlawanan sengit, The Three Lions akhirnya kalah 3-4 lewat adu penalti.
Kisah rivalitas kedua tim dimulai pada Piala Dunia 1962 ketika Inggris menang 3-1 atas Argentina di fase grup. Namun, tensi sebenarnya memuncak empat tahun kemudian di perempat final Piala Dunia 1966.
Inggris menang 1-0 dalam laga yang diwarnai kontroversi, termasuk kartu merah kapten Argentina Antonio Rattin yang menolak meninggalkan lapangan selama beberapa menit. Seusai pertandingan, pelatih Inggris Sir Alf Ramsey bahkan menyebut permainan Argentina layaknya "hewan", mempertegas panasnya hubungan kedua tim.
Baca Juga: Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
Momen paling ikonik terjadi pada Piala Dunia 1986, hanya empat tahun setelah Perang Falkland. Diego Maradona menjadi mimpi buruk Inggris lewat dua gol legendaris. Gol pertama tercipta melalui aksi kontroversial "Tangan Tuhan", sedangkan gol kedua dikenang sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia setelah ia menggiring bola melewati hampir seluruh pemain Inggris.
Rivalitas berlanjut di Piala Dunia 1998. Inggris kembali terluka setelah David Beckham dikartu merah akibat insiden dengan Diego Simeone. Meski sempat memberikan perlawanan sengit, The Three Lions akhirnya kalah 3-4 lewat adu penalti.
Lihat Juga :