PB POBSI Tegaskan Penguatan Organisasi Daerah Kunci Prestasi Biliar Nasional Menuju PON 2028
Kamis, 16 Juli 2026 - 16:13 WIB
PB POBSI Tegaskan Penguatan Organisasi Daerah Kunci Prestasi Biliar Nasional Menuju PON 2028
DENPASAR - Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia ( PB POBSI ) menegaskan pentingnya penguatan organisasi di tingkat daerah sebagai fondasi dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi biliar Indonesia menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, saat melantik Pengurus Provinsi (Pengprov) POBSI Bali Masa Bakti 2026–2030 di Aula Melati UPTD BKP SDM Provinsi Bali, Kamis (16/7).
Dalam sambutannya, Achmad Fadil Nasution mengajak seluruh jajaran Pengprov POBSI Bali untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet agar mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih pada PON sebelumnya.
"Bali merupakan salah satu provinsi dengan prestasi yang sangat baik di cabang olahraga biliar. Keberhasilan meraih dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu pada PON sebelumnya menjadi modal sekaligus tantangan untuk dipertahankan. Kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja secara solid sehingga pembinaan atlet berjalan semakin optimal," ujar Achmad Fadil Nasution.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, saat melantik Pengurus Provinsi (Pengprov) POBSI Bali Masa Bakti 2026–2030 di Aula Melati UPTD BKP SDM Provinsi Bali, Kamis (16/7).
Dalam sambutannya, Achmad Fadil Nasution mengajak seluruh jajaran Pengprov POBSI Bali untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet agar mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih pada PON sebelumnya.
"Bali merupakan salah satu provinsi dengan prestasi yang sangat baik di cabang olahraga biliar. Keberhasilan meraih dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu pada PON sebelumnya menjadi modal sekaligus tantangan untuk dipertahankan. Kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja secara solid sehingga pembinaan atlet berjalan semakin optimal," ujar Achmad Fadil Nasution.
Lihat Juga :