Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Rabu, 04 November 2020 - 15:35 WIB
Lance Stroll. Foto/dok
IMOLA - Pembalap Racing Point Lance Stroll sempat menjadi perbincangan karena mampu menembus posisi keempat klasemen pembalap Formula One (F1) 2020 . Namun, dia gagal menjaga performa dalam lima balapan terakhir.
Ya, Stroll sempat menjadi pembalap terbaik keempat setelah Lewis Hamilton, Valtteri Bottas, dan Max Verstappen saat balapan baru memasuki delapan putaran. Ketika itu, dia selalu meraih poin di tujuh balapan secara beruntun, termasuk naik podium ketiga di Monza. Setelah itu, Stroll mulai terlihat mengalami kesulitan dengan selalu gagal mencetak poin di setiap balapan. (Baca: Biaya Operasional Pendidikan Terlambat Cair, Ada Apa?)
Direktur Teknik Racing Point Andrew Green mengungkapkan, hasil buruk membuat Stroll sangat terpukul secara fisik dan mental dalam balapan baru-baru ini. Pembalap muda asal Kanada itu tersingkir dari posisi keempat di Mugello setelah mengalami kerusakan ban pada kecepatan tinggi dan bertabrakan dengan Charles Leclerc pada lap pembukaan di Rusia.
Stroll juga harus absen dari GP Eifel karena sakit, kemudian dinyatakan positif Covid-19. Dia baru kembali saat balapan di Portugal di mana harus menyelesaikan balapan lebih cepat setelah mobilnya tersenggol Lando Norris. Catatan buruknya kembali berlanjut di Imola setelah mengalami kerusakan sayap depan pada lap pertama dan harus finis di urutan ke-13 di luar zona poin.
Kini, Stroll merosot ke posisi ke-11 pada klasemen sementara pembalap F1 2020. Kondisi itu tentu membuat Green yakin posisi yang sekarang telah menghancurkan kepercayaan diri sang pembalapnya tersebut.
“Dia tidak berada di tempat sebelumnya. Dari tempatnya di Monza hingga di mana dia sekarang. Ada rasa kurang percaya diri yang pasti yang harus kami kerjakan pekan depan atau mencoba untuk mendapatkannya kembali," ujar Green, dilansir motorsportweek. (Baca juga: Kenali dan Jangan Remehkan Gejala Long Covid)
Ya, Stroll sempat menjadi pembalap terbaik keempat setelah Lewis Hamilton, Valtteri Bottas, dan Max Verstappen saat balapan baru memasuki delapan putaran. Ketika itu, dia selalu meraih poin di tujuh balapan secara beruntun, termasuk naik podium ketiga di Monza. Setelah itu, Stroll mulai terlihat mengalami kesulitan dengan selalu gagal mencetak poin di setiap balapan. (Baca: Biaya Operasional Pendidikan Terlambat Cair, Ada Apa?)
Direktur Teknik Racing Point Andrew Green mengungkapkan, hasil buruk membuat Stroll sangat terpukul secara fisik dan mental dalam balapan baru-baru ini. Pembalap muda asal Kanada itu tersingkir dari posisi keempat di Mugello setelah mengalami kerusakan ban pada kecepatan tinggi dan bertabrakan dengan Charles Leclerc pada lap pembukaan di Rusia.
Stroll juga harus absen dari GP Eifel karena sakit, kemudian dinyatakan positif Covid-19. Dia baru kembali saat balapan di Portugal di mana harus menyelesaikan balapan lebih cepat setelah mobilnya tersenggol Lando Norris. Catatan buruknya kembali berlanjut di Imola setelah mengalami kerusakan sayap depan pada lap pertama dan harus finis di urutan ke-13 di luar zona poin.
Kini, Stroll merosot ke posisi ke-11 pada klasemen sementara pembalap F1 2020. Kondisi itu tentu membuat Green yakin posisi yang sekarang telah menghancurkan kepercayaan diri sang pembalapnya tersebut.
“Dia tidak berada di tempat sebelumnya. Dari tempatnya di Monza hingga di mana dia sekarang. Ada rasa kurang percaya diri yang pasti yang harus kami kerjakan pekan depan atau mencoba untuk mendapatkannya kembali," ujar Green, dilansir motorsportweek. (Baca juga: Kenali dan Jangan Remehkan Gejala Long Covid)
Lihat Juga :