Beredar Video Pemain Remas Kemaluan Lawan, FA Turun Tangan
Minggu, 22 November 2020 - 20:01 WIB
Beredar Video Pemain Remas Kemaluan Lawan, FA Turun Tangan. Foto: The Sun
PRESTON - Jangan main-main dengan kemaluan sendiri maupun punya orang lain. Seorang pesepak bola diselidiki Federasi Sepak bola Inggris (FA) dan terancam sanksi berat lantaran meremas kemaluan lawan di pertandingan.
Kejadian tak senonoh itu berlangsung saat klub divisi Championship, satu tingkat di bawah Premier League , yakni Preston menjamu Sheffield Wednesday di Deepdale Stadium, Sabtu (21/11/2020) waktu setempat. Pemain tuan rumah, Darnell Fisher (26 tahun) tiba-tiba meremas kemaluan pemain Sheffield Wednesday, Callum Paterson.
Wasit yang memimpin pertandingan tidak melihat peristiwa itu hingga laga berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Preston lewat gol Tom Barkhuizen. Namun, setelah pertandingan, video berisi adegan Darnell Fisher meremas kemaluan Callum Paterson viral di media sosial. (Lihat Grafis: Hasil Pertandingan Sepak Bola )
Pelatih Sheffield Wednesday, Tony Pulis, mengaku luput melihat peristiwa tersebut. Bekas manajer Crystal Palace dan Bournemouth itu berjanji akan memeriksa video yang beredar di media sosial untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya.
Kejadian tak senonoh itu berlangsung saat klub divisi Championship, satu tingkat di bawah Premier League , yakni Preston menjamu Sheffield Wednesday di Deepdale Stadium, Sabtu (21/11/2020) waktu setempat. Pemain tuan rumah, Darnell Fisher (26 tahun) tiba-tiba meremas kemaluan pemain Sheffield Wednesday, Callum Paterson.
Wasit yang memimpin pertandingan tidak melihat peristiwa itu hingga laga berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Preston lewat gol Tom Barkhuizen. Namun, setelah pertandingan, video berisi adegan Darnell Fisher meremas kemaluan Callum Paterson viral di media sosial. (Lihat Grafis: Hasil Pertandingan Sepak Bola )
Pelatih Sheffield Wednesday, Tony Pulis, mengaku luput melihat peristiwa tersebut. Bekas manajer Crystal Palace dan Bournemouth itu berjanji akan memeriksa video yang beredar di media sosial untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya.
Lihat Juga :