Vicky Piria, Pembalap Seksi yang Jago Ngebut
Kamis, 10 Desember 2020 - 23:01 WIB
Vicky Piria, Pembalap Seksi yang Jago Ngebut
LONDON - Bagipecinta olahraga balap mobil khususnya di Formula 3 (F3) nama Vicky Piria memang cukup dikenal. Pasalnya selain cukup handal dalam mengendarai mobil F3-nya, Piria juga dikenal sebagai wanita dengan paras yang mampu membuat kaum Adam terpesona.
Piria sendiri mengawali kariernya sebagai pembalap dengan turun di kompetisi gokart junior ketika masih berusia 10 tahun. Di kompetisi gokart junior, kiprah Piria sangat menjanjikan. Bahkan hanya lima tahun berselang, Piria berhasil membawa namanya naik peringkat ke KF3.
Pada 2009 Piria berkesempatan untuk menjalani karier sebagai pembalap Formula dengan tampil dalam ajang Formula 2000 Light dan Formula Renault 2.0 Championship. Namun sayang, Piria kurang begitu menonjol dalam dua turnamen balap Formula yang diikutinya tersebut. (Baca Juga: Mick Schumacher Juara Formula 3 Eropa 2018 )
Ya, Piria hanya mampu menjalani enam dari 15 balapan yang terjadwalkan. Bahkan Piria hanya mampu dua kali benar-benar meraih poin di enam balapan yang dijalaninya tersebut. Meski begitu tidak lantas membuat hasrat Piria untuk tetap menekuni kariernya sebagai pembalap luntur begitu saja.
Pada tahun 2010, Piria beralih ke seri Formula Abarth yang baru diluncurkan di Italia, dengan nama Tomcat Racing. Hasil terbaiknya adalah finis di tempat ke-14 di Magione yang membawanya ke tempat ke-34 dalam klasemen seri.
Semusim berselang, Piria tetap berpartisipasi di Formula Abart dengan membela Tim Prema Powerteam. Piria sendiri berhasil meraih lima poin di Italia dan tiga balapan seri Eropa lainnya, yang mana membuat dia akhirnya finis di urutan ke-15 pada klasemen akhir.
Piria sendiri mengawali kariernya sebagai pembalap dengan turun di kompetisi gokart junior ketika masih berusia 10 tahun. Di kompetisi gokart junior, kiprah Piria sangat menjanjikan. Bahkan hanya lima tahun berselang, Piria berhasil membawa namanya naik peringkat ke KF3.
Pada 2009 Piria berkesempatan untuk menjalani karier sebagai pembalap Formula dengan tampil dalam ajang Formula 2000 Light dan Formula Renault 2.0 Championship. Namun sayang, Piria kurang begitu menonjol dalam dua turnamen balap Formula yang diikutinya tersebut. (Baca Juga: Mick Schumacher Juara Formula 3 Eropa 2018 )
Ya, Piria hanya mampu menjalani enam dari 15 balapan yang terjadwalkan. Bahkan Piria hanya mampu dua kali benar-benar meraih poin di enam balapan yang dijalaninya tersebut. Meski begitu tidak lantas membuat hasrat Piria untuk tetap menekuni kariernya sebagai pembalap luntur begitu saja.
Pada tahun 2010, Piria beralih ke seri Formula Abarth yang baru diluncurkan di Italia, dengan nama Tomcat Racing. Hasil terbaiknya adalah finis di tempat ke-14 di Magione yang membawanya ke tempat ke-34 dalam klasemen seri.
Semusim berselang, Piria tetap berpartisipasi di Formula Abart dengan membela Tim Prema Powerteam. Piria sendiri berhasil meraih lima poin di Italia dan tiga balapan seri Eropa lainnya, yang mana membuat dia akhirnya finis di urutan ke-15 pada klasemen akhir.
Lihat Juga :