Ikuti Jejak Hamilton, Charles Leclerc Kecam Aksi Rasisme di AS
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:01 WIB
Charles Leclerc (kanan) dan Lewis Hamilton. Foto: Formula 1
LONDON - Pembalap Ferrari, Charles Leclerc , mengecam aksi rasisme yang terjadi di Amerika Serikat. Leclerc buka mulut setelah Lewis Hamilton menjadi pembalap F1 pertama yang mengutuk aksi tersebut.
“Saya merasa tak nyaman. Rasisme harus dilawan dengan tindakan, bukan membisu. Tapi saya masih kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan kekejaman itu,” kata Leclerc dikutip Crash.
Seperti ramai diberitakan, gelombang kemarahan melanda AS setelah seorang pria kulit hitam tak bersenjata tewas terbunuh polisi negara bagian Minnesota, 25 Mei 2020. Gelombang kemarahan berbuntut kerusuhan di sejumlah wilayah.
Pria kulit hitam yang tewas bernama George Floyd. Ia tewas kehabisan napas setelah lehernya ditekan menggunakan lutut oleh seorang polisi. Kalimat terakhirnya ‘aku tak bisa bernapas’ ditulis pada spanduk dan brosur sebagai bentuk protes.
“Saya merasa tak nyaman. Rasisme harus dilawan dengan tindakan, bukan membisu. Tapi saya masih kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan kekejaman itu,” kata Leclerc dikutip Crash.
Seperti ramai diberitakan, gelombang kemarahan melanda AS setelah seorang pria kulit hitam tak bersenjata tewas terbunuh polisi negara bagian Minnesota, 25 Mei 2020. Gelombang kemarahan berbuntut kerusuhan di sejumlah wilayah.
Pria kulit hitam yang tewas bernama George Floyd. Ia tewas kehabisan napas setelah lehernya ditekan menggunakan lutut oleh seorang polisi. Kalimat terakhirnya ‘aku tak bisa bernapas’ ditulis pada spanduk dan brosur sebagai bentuk protes.
Lihat Juga :