Lolos Perempat Final Denmark Open 2021, Fajar/Rian Bidik Gelar Juara
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 07:30 WIB
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto bersyukur karena bisa melaju ke perempat final Denmark Open 2021. Ini membuat mereka bertekad menyabet gelar juara. Foto: Twitter
ODENSE - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto bersyukur karena bisa melaju ke perempat final Denmark Open 2021 . Ini membuat mereka bertekad menyabet gelar juara seperti di Piala Thomas 2020.
Baca Juga: Hasil Denmark Open 2021: Lolos ke Perempat Final, Fajar/Rian Jaga Asa Ganda Putra
Fajar/Rian terus bertahan di Denmark Open 2021 usai mengalahkan wakil India, M.R Arjun/Dhruv Kapila, Kamis (21/10/2021). Bertanding di Odense Sports Park, Denmark, Ganda putra peringkat tujuh dunia itu menang 21-15, 17-21, dan 21-12.
Fajar/Rian memberikan komentar terkait hasil positif ini. Fajar bersyukur dapat raih hasil kemenangan. Dia pun mengakui bahwa faktor kekalahan di gim kedua karena kalah start dari Arjun/Kapila.
“Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan. Di sini sangat terasa perbedaan bolanya. Kalau di Sudirman dan Thomas-Uber bolanya cenderung berat, di sini sangat cepat dan melintir. Jadi memang harus cepat menyesuaikannya,” kata Fajar, dilansir dari rilis PBSI, Jumat (22/10/2021).
“Game pertama kami coba utk main sabar, tidak buru-buru, kontrol. Di game kedua kami kalah start, jadi mereka bisa berkembang. Di game ketiga kami ambil lagi irama permainan untuk langsung menekan,” lanjutnya.
Baca Juga: Hasil Denmark Open 2021: Lolos ke Perempat Final, Fajar/Rian Jaga Asa Ganda Putra
Fajar/Rian terus bertahan di Denmark Open 2021 usai mengalahkan wakil India, M.R Arjun/Dhruv Kapila, Kamis (21/10/2021). Bertanding di Odense Sports Park, Denmark, Ganda putra peringkat tujuh dunia itu menang 21-15, 17-21, dan 21-12.
Fajar/Rian memberikan komentar terkait hasil positif ini. Fajar bersyukur dapat raih hasil kemenangan. Dia pun mengakui bahwa faktor kekalahan di gim kedua karena kalah start dari Arjun/Kapila.
“Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan. Di sini sangat terasa perbedaan bolanya. Kalau di Sudirman dan Thomas-Uber bolanya cenderung berat, di sini sangat cepat dan melintir. Jadi memang harus cepat menyesuaikannya,” kata Fajar, dilansir dari rilis PBSI, Jumat (22/10/2021).
“Game pertama kami coba utk main sabar, tidak buru-buru, kontrol. Di game kedua kami kalah start, jadi mereka bisa berkembang. Di game ketiga kami ambil lagi irama permainan untuk langsung menekan,” lanjutnya.
Lihat Juga :