Usyk Siap Mati di Perang Rusia vs Ukraina: Kehormatan Lebih Penting daripada Sabuk Juara
Kamis, 03 Maret 2022 - 15:41 WIB
Usyk Siap Mati di Perang Rusia vs Ukraina: Kehormatan Lebih Penting daripada Sabuk Juara/The Sun
Juara dunia tinju kelas berat Oleksandr Usyk siap mati membela negaranya dalam perang Rusia vs Ukraina dengan tidak memedulikan sabuk juaranya dalam duel ulang melawan Anthony Joshua. Oleksandr Usyk memilih mengokang senjata di garda terdepan dalam perang Rusia vs Ukraina di Kiev. "Negara dan kehormatan saya lebih penting bagi saya daripada sabuk juara,"kata Oleksandr Usyk.
Baca Juga: 4 Juara Dunia Tinju yang Bertaruh Nyawa di Garis Terdepan Perang Rusia vs Ukraina
Ayah tiga anak berusia 35 tahun itu melindungi warga Ukraina di bunker bawah tanah di Kiev. Juara WBA, IBF, dan WBO yang tak terkalahkan itu bergabung dengan Pertahanan Teritorial Kyiv dan difoto dengan senjata otomatis.Juara Olimpiade 2012 dan raja kelas penjelajah yang tak terbantahkan itu mencopot sabut juara Anthony Jshua pada bulan September dan terikat kontrak dengan pertandingan ulang yang ditargetkan pada bulan Juni.
Tapi juara yang tak kenal takut memiliki pertarungan yang jauh lebih besar di tangannya melawan Vladimir Putin yang haus darah dan orang-orang biadabnya. Ketika ditanya oleh CNN apakah dia siap membunuh untuk tujuan itu, Uysk berkata: "Jika mereka ingin mengambil nyawa saya, atau nyawa orang-orang dekat saya, saya harus melakukannya,''kata Oleksandr Usyk.
Baca Juga: 4 Juara Dunia Tinju yang Bertaruh Nyawa di Garis Terdepan Perang Rusia vs Ukraina
Ayah tiga anak berusia 35 tahun itu melindungi warga Ukraina di bunker bawah tanah di Kiev. Juara WBA, IBF, dan WBO yang tak terkalahkan itu bergabung dengan Pertahanan Teritorial Kyiv dan difoto dengan senjata otomatis.Juara Olimpiade 2012 dan raja kelas penjelajah yang tak terbantahkan itu mencopot sabut juara Anthony Jshua pada bulan September dan terikat kontrak dengan pertandingan ulang yang ditargetkan pada bulan Juni.
Tapi juara yang tak kenal takut memiliki pertarungan yang jauh lebih besar di tangannya melawan Vladimir Putin yang haus darah dan orang-orang biadabnya. Ketika ditanya oleh CNN apakah dia siap membunuh untuk tujuan itu, Uysk berkata: "Jika mereka ingin mengambil nyawa saya, atau nyawa orang-orang dekat saya, saya harus melakukannya,''kata Oleksandr Usyk.
Lihat Juga :