Gilang Widya Ngaku Tidak Punya Power Selama Jadi Presiden Arema FC

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 13:40 WIB
Gilang Widya Pramana menangis saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di Sekretariat Arema FC, Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa.
MALANG - Gilang Widya Pramana mundur dari jabatan Presiden Arema FC sekitar 28 hari setelah Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang. Yang mengejutkan, Gilang mengaku cuma simbol selama menjabat presiden Arema FC.

Umumnya, presiden klub sepak bola sekaligus merupakan pemilik klub— mengacu pada kepemilikan saham sehingga memiliki kewenangan atas kebijakan-kebijakan yang dibuat klub. Namun, saat konferensi pers pengunduran dirinya di kantor Singo Edan, Sabtu (29/10/2022), Gilang mengaku cuma simbol.



"Begitu banyak yang ingin saya lakukan, tetapi posisi Presiden Arema FC adalah posisi kehormatan yang tidak memiliki legal standing. Posisi ini diberikan kepada saya oleh PT AABBI, pemilik Arema FC,” kata Gilang, Sabtu (29/10/2022).

Baca Juga: Gilang Widya Pramana: Saya Mundur dari Presiden Arema FC!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!