Kekecewaan Vettel Pada Tim Kuda Jingkrak

Rabu, 08 Juli 2020 - 12:33 WIB
Sebastian Vettel. Foto/Essentiallysports
SPIELBERG - Sebastian Vettel tidak percaya pandemi virus corona menjadi alasan performa Ferrari menurun pada Formula One (F1) 2020. Pembalap asal Jerman itu menilai ada faktor lain sehingga timnya mendapatkan hasil buruk pada seri perdana di Sirkuit Red Bull Ring, akhir pekan lalu.

Vettel merasa tidak yakin dengan pernyataan bos Ferrari Mattia Binotto yang menyatakan jika pandemi virus corona menyebabkan timnya mengalami penurunan. Dia justru melihat timnya kurang optimal meningkatkan performa SF1000, terlebih tim asal Italia itu akan mengubah susunan pembalap pada F1 2021.



Vettel dan Ferrari memang telah mengumumkan akan berpisah pada tahun depan. Kedua pihak sudah tidak lagi memiliki keinginan yang sama untuk bekerja bersama. Ferrari pun kemudian mengonfirmasi pembalap McLaren asal Spanyol, Carlos Sainz Jr terpilih sebagai pengganti Vettel untuk F1 2021. (Baca: Lewis Hamilton Tercepat di FP 1 GP Austria)

Sejak saat itu, Vettel pun membuka rahasia jika dirinya memang tidak mendapatkan tawaran untuk memperpanjang kontrak dari Binotto. Hal itu tentu membuktikan jika dia sudah tidak lagi dibutuhkan yang ternyata berdampak dengan performanya yang buruk di balapan perdana tersebut.

Meski begitu, Binotto membantah tuduhan tersebut. Dia mengatakan bahwa pandemi virus corona yang telah memaksa timnya berpikir ulang. Tidak hanya sekedar meningkatkan performa mobil Ferrari SF 1000, tapi juga masalah anggaran menjadi sangat terbatas.

“Tentu saja kami selalu mengatakan selama musim dingin, secara pribadi kepadanya, dan di depan umum, bahwa dia akan menjadi pilihan pertama kami, yang saya konfirmasikan. Tapi, apa yang terjadi sejak itu, situasi pandemi yang mengubah seluruh dunia, tidak hanya di F1. Batas anggaran telah diubah, jauh lebih ketat, regulasi telah ditunda dari 2021 hingga 2022, itu yang penting bagi kami,” kata Binotto dilansir planetf1. (Baca juga: Honor Killing, Suami di Pakistan Merajam Istrinya hingga Tewas)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!