Rahmad Darmawan; dari Tentara, Pesepak Bola dan Kini Jadi Politikus
Selasa, 14 Juli 2020 - 23:30 WIB
loading...
Pantas kiranya jika menyebut Rahmad Darmawan sebagai pria multiprofesi.Selama hidupnya, sosok yang biasa disapa RD itu telah memegang sejumlah jabatan. Foto: madura united
A
A
A
JAKARTA - Pantas kiranya jika menyebut Rahmad Darmawan sebagai pria multiprofesi. Sebab, selama hidupnya, sosok yang biasa disapa RD itu telah memegang sejumlah jabatan. Mulai mengangkat senjata, berkutat dengan sepak bola dan sekarang terjun di jalur politik.
(Baca Juga: Mantan Pelatih Timnas Rahmad Darmawan Merapat ke Demokrat )
RD memiliki kisah hidup yang cukup panjang. Lahir di Lampung pada 28 November 1966, tokoh yang kini berusia 53 tahun itu cukup populer di Indonesia. Sejumlah torehan pernah diukirnya di lapangan hijau.
Meski demikian, RD tidak sepenuhnya berkarier di sepak bola. Dia pernah bertugas di TNI Angkatan Laut (AL) mulai 1991 dan sempat diangkat sebagai kapten. Padahal, pada periode tersebut, dia sudah aktif merumput.
RD mengisi lini tengah Persija Jakarta selama lima tahun mulai 1986-1991. Pria yang sekarang membesut Madura United (MU) itu kemudian merantau ke Malaysia untuk membela ATM FA (1992-1993).
Setelah itu, RD pulang ke Tanah Air dan bergabung lagi bersama Macan Kemayoran selama dua musim. Selanjutnya dia merapat ke Persita Tangerang pada 1996 sampai akhirnya gantung sepatu pada 1998, dan kemudian menjadi asisten pelatih di tim tersebut.
(Baca Juga: Mantan Pelatih Timnas Rahmad Darmawan Merapat ke Demokrat )
RD memiliki kisah hidup yang cukup panjang. Lahir di Lampung pada 28 November 1966, tokoh yang kini berusia 53 tahun itu cukup populer di Indonesia. Sejumlah torehan pernah diukirnya di lapangan hijau.
Meski demikian, RD tidak sepenuhnya berkarier di sepak bola. Dia pernah bertugas di TNI Angkatan Laut (AL) mulai 1991 dan sempat diangkat sebagai kapten. Padahal, pada periode tersebut, dia sudah aktif merumput.
RD mengisi lini tengah Persija Jakarta selama lima tahun mulai 1986-1991. Pria yang sekarang membesut Madura United (MU) itu kemudian merantau ke Malaysia untuk membela ATM FA (1992-1993).
Setelah itu, RD pulang ke Tanah Air dan bergabung lagi bersama Macan Kemayoran selama dua musim. Selanjutnya dia merapat ke Persita Tangerang pada 1996 sampai akhirnya gantung sepatu pada 1998, dan kemudian menjadi asisten pelatih di tim tersebut.
Lihat Juga :