Kalau Dipertahankan Ducati, Lorenzo Sesumbar Bisa Kalahkan Marquez
Selasa, 14 April 2020 - 11:18 WIB
loading...
Jorge Lorenzo sesumbar bisa kalahkan Marc Marquez jika dipertahankan Ducati. Foto : Motorsport
A
A
A
PALMA - Jorge Lorenzo sesumbar bisa mengalahkan Marc Marquez seandainya Ducati tetap mempertahankan dirinya. Lorenzo yakin betul performanya masih bisa bersaing dengan Marquez ketika itu.
Untung tak dapat diraih, malang tak bisa dielakkan. Ducati akhirnya mendepak Lorenzo setelah hanya memakainya selama dua musim, 2017 dan 2018. Selama menjadi joki tim asal Italia, penampilan Lorenzo terbilang tak bagus.
Di musim pertamanya setelah hengkang dari Yamaha, X Fuera hanya berada di peringkat ketujuh. Prestasinya makin melorot di musim 2018 setelah duduk di posisi sembilan klasemen akhir.
Alih-alih memperbaiki penampilannya bersama Ducati, Lorenzo malah jadi pesakitan ketika berduet dengan Marquez di Honda. Dari 19 seri di MotoGP 2019, Lorenzo tak bisa berbuat banyak setelah mengalami beberapa kali kecelakaan. Selalu terlempar dari posisi 10 besar dan banyak tak menyelesaikan lomba ditambah absen di tiga seri membuat Lorenzo ada peringkat 19 klasemen dengan poin 28.
Lalu kenapa Lorenzo begitu yakin kalau Ducati mempertahankannya di musim 2019, ia mampu menyaingi Marquez? "Dengan Ducati, Anda tahu ceritanya," kata Lorenzo kepada Sky Italia, Selasa (14/4).
"Mereka telah banyak berinvestasi dalam diri saya. Saya telah memenangkan tiga kejuaraan dunia (kelas primer) dan saya sepadan dengan upaya keuangannya. Setelah satu setengah tahun, kami masih belum memenangkan perlombaan. Jika saya menang di Misano (pada 2017), mungkin ceritanya akan berubah."
"Mereka datang dengan alasan keuangan, Petrucci akan lebih murah dan dia orang Italia. Sayang sekali, karena tidak ada kesabaran untuk menunggu dan mungkin semuanya diputuskan terlalu cepat," kilahnya.
Untung tak dapat diraih, malang tak bisa dielakkan. Ducati akhirnya mendepak Lorenzo setelah hanya memakainya selama dua musim, 2017 dan 2018. Selama menjadi joki tim asal Italia, penampilan Lorenzo terbilang tak bagus.
Di musim pertamanya setelah hengkang dari Yamaha, X Fuera hanya berada di peringkat ketujuh. Prestasinya makin melorot di musim 2018 setelah duduk di posisi sembilan klasemen akhir.
Alih-alih memperbaiki penampilannya bersama Ducati, Lorenzo malah jadi pesakitan ketika berduet dengan Marquez di Honda. Dari 19 seri di MotoGP 2019, Lorenzo tak bisa berbuat banyak setelah mengalami beberapa kali kecelakaan. Selalu terlempar dari posisi 10 besar dan banyak tak menyelesaikan lomba ditambah absen di tiga seri membuat Lorenzo ada peringkat 19 klasemen dengan poin 28.
Lalu kenapa Lorenzo begitu yakin kalau Ducati mempertahankannya di musim 2019, ia mampu menyaingi Marquez? "Dengan Ducati, Anda tahu ceritanya," kata Lorenzo kepada Sky Italia, Selasa (14/4).
"Mereka telah banyak berinvestasi dalam diri saya. Saya telah memenangkan tiga kejuaraan dunia (kelas primer) dan saya sepadan dengan upaya keuangannya. Setelah satu setengah tahun, kami masih belum memenangkan perlombaan. Jika saya menang di Misano (pada 2017), mungkin ceritanya akan berubah."
"Mereka datang dengan alasan keuangan, Petrucci akan lebih murah dan dia orang Italia. Sayang sekali, karena tidak ada kesabaran untuk menunggu dan mungkin semuanya diputuskan terlalu cepat," kilahnya.
Lihat Juga :