Subriel Matias Juara IBF, Regis Prograis: Selamat, Semoga Kita Bisa Bertarung
Minggu, 26 Februari 2023 - 22:56 WIB
loading...
A
A
A
Prograis sebelumnya memegang gelar WBA, yang kemudian ia kalahkan dari petinju Skotlandia, Josh Taylor, melalui keputusan mayoritas pada laga unifikasi WBA/IBF dan final turnamen World Boxing Super Series kelas 63,5 kg bulan Oktober 2019. Empat kemenangan telah diraihnya, meskipun sulit untuk menemukan lawan dalam perjalanannya menuju gelar tersebut, sama sulitnya dengan saat ini setelah ia memegang gelar tersebut.
Matias kemungkinan besar akan mengalami masalah yang sama. Petinju berusia 30 tahun dari Fajardo, Puerto Rico ini seharusnya menghadapi Ponce untuk memperebutkan gelar IBF musim gugur lalu, namun karena masalah visa yang dialami lawannya, ditambah dengan situasi tak terduga lainnya, maka pertarungan tersebut dibatalkan dan ia harus absen dari arena pertandingan dalam waktu yang cukup lama.
Baca Juga: Menang KO 74 Detik, Guillermo Rigondeaux Kejar Pertarungan Besar
Sabuk tersebut menjadi tersedia saat Taylor mengosongkan diri sebagai pengganti untuk memenuhi perintah wajib mempertahankan gelar melawan Matias, yang menunggu hampir dua bulan untuk proses tersebut sebelum mendapatkan perebutan gelar yang kosong. Kemenangan pada hari Sabtu itu mengakhiri absennya Taylor dari ring selama 13 bulan, termasuk sembilan bulan berhenti dan memulai kembali selama pemusatan latihan di Meksiko. Tujuannya saat ini adalah untuk tetap aktif seaktif mungkin dan menghadapi siapa pun yang cukup berani untuk berbagi ring.
Tak diragukan lagi, pemanggilan Prograis tentunya mendapatkan perhatian penuh dari Boricua. "Regis Prograis, sekarang giliran anda," tegas Matias. "Saya adalah juara dunia yang baru, dan saya berjanji bahwa saya akan melukaimu. Prograis gemar berbicara tentang bagaimana ia menyakiti lawan-lawannya, namun saya memiliki mentalitas yang sama. Kita akan lihat siapa yang akan menang, namun saya ingin ia mengetahui bahwa ada banyak orang yang lebih gila dalam olahraga ini."
Matias kemungkinan besar akan mengalami masalah yang sama. Petinju berusia 30 tahun dari Fajardo, Puerto Rico ini seharusnya menghadapi Ponce untuk memperebutkan gelar IBF musim gugur lalu, namun karena masalah visa yang dialami lawannya, ditambah dengan situasi tak terduga lainnya, maka pertarungan tersebut dibatalkan dan ia harus absen dari arena pertandingan dalam waktu yang cukup lama.
Baca Juga: Menang KO 74 Detik, Guillermo Rigondeaux Kejar Pertarungan Besar
Sabuk tersebut menjadi tersedia saat Taylor mengosongkan diri sebagai pengganti untuk memenuhi perintah wajib mempertahankan gelar melawan Matias, yang menunggu hampir dua bulan untuk proses tersebut sebelum mendapatkan perebutan gelar yang kosong. Kemenangan pada hari Sabtu itu mengakhiri absennya Taylor dari ring selama 13 bulan, termasuk sembilan bulan berhenti dan memulai kembali selama pemusatan latihan di Meksiko. Tujuannya saat ini adalah untuk tetap aktif seaktif mungkin dan menghadapi siapa pun yang cukup berani untuk berbagi ring.
Tak diragukan lagi, pemanggilan Prograis tentunya mendapatkan perhatian penuh dari Boricua. "Regis Prograis, sekarang giliran anda," tegas Matias. "Saya adalah juara dunia yang baru, dan saya berjanji bahwa saya akan melukaimu. Prograis gemar berbicara tentang bagaimana ia menyakiti lawan-lawannya, namun saya memiliki mentalitas yang sama. Kita akan lihat siapa yang akan menang, namun saya ingin ia mengetahui bahwa ada banyak orang yang lebih gila dalam olahraga ini."
(aww)
Lihat Juga :