alexametrics

Harus Konsisten

loading...
Harus Konsisten
Kolaborasi Robert Lewandowski (kanan), dan Arturo Vidal diharapkan mampu mempertajam daya gedor Bayern Muenchen saat meladeni tuan rumah Olimpiakos pada matchday 1 Liga Champions di Stadio Georgios Karaiskaki, dini hari nanti.
A+ A-
PIRAEUS - Tuntutan tampil konsisten pada sepanjang pertandingan menjadi tugas utama Bayern Muenchen, tak terkecuali pada matchday 1 Liga Champions. Hal itu wajib dilakukan Die Roten bila ingin meraih hasil maksimal saat berhadapan dengan Olympiakos Piraeus dini hari nanti.

Perintah tersebut datang dari Der Trainer Bayern Pep Guardiola. Untuk mengarungi babak penyisihan Grup F yang juga dihuni oleh Arsenal dan Dinamo Zagreb itu, Bayern harus terus meningkatkan kemampuan.

Memang, di Bundesliga sejauh ini Bayern masih mempertahankan rekor 100% dengan meraih empat kemenangan di empat pertandingan. Akan tetapi, Guardiola mengkritisi penampilan timnya saat meladeni Augsburg, Sabtu (12/9). Ketika itu Bayern telat panas dan sempat tertinggal 0-1 oleh gol Alexander Esswein pada menit ke-43. Mereka baru membalikkan keadaan berkat gol Robert Lewandowski (77) dan eksekusi penalti Thomas Muller (90).



Karena itu, Guardiola meminta pasukannya untuk tidak mengulangi kesalahan serupa saat bertandang ke Stadio Georgios Karaiskaki, markas Olympiakos. ”Setiap pemain harus memberikan 100% kemampuannya di lapangan. Bila tidak, segala sesuatunya akan kacau. Pada babak pertama melawan Augsburg, bahasa tubuh kami terlihat buruk dan kami bermain sangat lambat. Ke depannya kami harus menjadi lebih baik. Kami tampil selama 90 menit, bukan hanya 45 menit,” kata Guardiola dilansir businessinsider.com.

Sama seperti Guardiola, Lewandowski berharap Bayern mengawali Liga Champions musim ini dengan kemenangan. Guna mewujudkannya, penyerang asal Polandia tersebut berjanji timnya akan tampil ofensif saat melawan Olympiakos. ”Kami sangat antusias menyambut laga kontra Olympiakos. Tentu, kami ingin memulai Liga Champions dengan baik. Memang tidak akan mudah kami harus tampil bagus sejak menit awal. Kami pergi ke Yunani untuk mendapatkannya,” paparnya.

Peluang Bayern memetik tiga poin terbilang cukup besar. Pasalnya, Die Roten memiliki kenangan manis saat menghempaskan Olympiakos di dua leg putaran pertama Liga Champions musim 1980/1981 (saat itu masih bernama European Cup) yakni 4-2 (tandang) dan 3-0 (kandang). Bayern bahkan belum terkalahkan dalam tujuh laga terakhir melawan klub-klub Yunani dengan rincian lima kemenangan dan dua imbang.

Catatan impresif di atas jelas menjadi modal berharga. Selain itu, di atas kertas, Bayern memiliki komposisi skuad yang jauh lebih baik. Meski belum bisa diperkuat Franck Ribery dan Arjen Robben karena cedera, Guardiola tidak kekurangan stok pemain berkualitas. Di kubu lawan, Olympiakos juga tengah berada dalam bentuk terbaiknya.

Skuad besutan Marco Silva tersebut belum terkalahkan dalam tiga laga terakhir Liga Super Yunani. Kendati demikian, bek Olympiakos Omar Elabdellaoui menegaskan timnya memerlukan kewaspadaan tinggi dan keyakinan yang besar bila ingin meraih hasil bagus melawan Bayern. Dia menilai, Die Roten tetaplah tim yang tangguh, walaupun beberapa pemain kuncinya mengalami cedera.

”Kami harus fokus pada pekerjaan kami. Kami percaya mampu meraih sesuatu. Jika Anda tidak memiliki kepercayaan, Anda telah kalah sebelum pertandingan dimulai,” tandasnya.

Alimansyah
(ars)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak