Tentara Israel Tembakkan Gas Air Mata di Liga Palestina, Timnas Israel Dicoret dari Piala Dunia U-20?
Sabtu, 01 April 2023 - 09:11 WIB
loading...
Tentara Israel menyerbu Stadion Faisal Al Husseini dengan melepaskan tembakan gas air mata ke lapangan dan tribun penonton untuk menghentikan laga final Piala Abu Ammar yang mempertemukan Jabal Al Mukkabber versus Balata FC / Foto: Inside World Football
A
A
A
AL-RAM - Tragedi kemanusiaan terjadi ketika tentara Israel menyerbu Stadion Faisal Al Husseini dengan melepaskan tembakan gas air mata ke lapangan dan tribun penonton untuk menghentikan laga final Piala Abu Ammar yang mempertemukan Jabal Al Mukkabber versus Balata FC. Akibat serangan tak beralasan tersebut, laga sempat ditunda selama satu jam.
Piala Abu Ammar dinamai menurut nama mantan presiden Palestina Yasser Arafat yang merupakan Ketua Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dari tahun 1969 hingga 2004 dan Presiden Otoritas Nasional Palestina (PNA) dari tahun 1994 hingga 2004. Final kali ini mempertemukan dua tim unggulan, yakni Jabal Al Mukkabber versus Balata FC.
Mengutip laporan Inside World Football, Sabtu (1/4/2023), sekitar pukul 10 malam, dua kendaraan lapis baja Israel masuk ke stadion. Tentara Israel keluar dari kendaraan dan mulai menembakkan gas air mata dari balik tembok.
Baca Juga: Preview Manchester City vs Liverpool: Pertaruhan Gengsi!
Dari beberapa foto yang dipublikasikan, pemain serta suporter menjadi korban tembakan gas air mata. Tak sedikit dari mereka tergeletak di lapangan. Peristiwa mencekam ini membuat laga dihentikan selama satu jam agar tim medis dapat memberikan penanganan kepada para korban.
Piala Abu Ammar dinamai menurut nama mantan presiden Palestina Yasser Arafat yang merupakan Ketua Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dari tahun 1969 hingga 2004 dan Presiden Otoritas Nasional Palestina (PNA) dari tahun 1994 hingga 2004. Final kali ini mempertemukan dua tim unggulan, yakni Jabal Al Mukkabber versus Balata FC.
Mengutip laporan Inside World Football, Sabtu (1/4/2023), sekitar pukul 10 malam, dua kendaraan lapis baja Israel masuk ke stadion. Tentara Israel keluar dari kendaraan dan mulai menembakkan gas air mata dari balik tembok.
Baca Juga: Preview Manchester City vs Liverpool: Pertaruhan Gengsi!
Dari beberapa foto yang dipublikasikan, pemain serta suporter menjadi korban tembakan gas air mata. Tak sedikit dari mereka tergeletak di lapangan. Peristiwa mencekam ini membuat laga dihentikan selama satu jam agar tim medis dapat memberikan penanganan kepada para korban.
Lihat Juga :