Setelah Indonesia, Kini Inggris Disorot Dunia Gara-gara Cabut Larangan Petenis Rusia Tampil di Wimbledon

Kamis, 13 April 2023 - 21:31 WIB
loading...
Setelah Indonesia, Kini...
penyelenggara Grand Slam Wimbledon 2023 mencabut larangan petenis Rusia dan Belarussia tampil di event bergengsi tersebut. Ini disebabkan lantaran mereka mendapat tekanan dari petenis / Foto: Daily Star
A A A
LONDON - Indonesia dalam beberapa pekan terakhir mendapat sorotan mata dunia setelah FIFA mencabut status Piala Dunia U-20 2023. Permasalahannya lantaran adanya penolakan terkait keikutsertaan Timnas Israel U-20.

Pekan lalu, FIFA akhirnya menjatuhkan sanksi administrasi untuk Indonesia dengan membekukan dana bantuan melalui program FIFA Forward 3.0. FIFA Forward 3.0 adalah program yang diluncurkan pada Januari 2023.

Akibatnya, Indonesia kehilangan dana bantuan sekira ratusan miliar dari FIFA untuk pengembangan sepak bola jangka panjang. Setelah Indonesia dalam beberapa pekan terakhir mendapat sorotan dunia, kini giliran Inggris.

Hal yang memicu perhatian dunia adalah ketika penyelenggara Grand Slam Wimbledon 2023 mencabut larangan petenis Rusia dan Belarussia tampil di event bergengsi tersebut.

Baca Juga:

Ketua All England Club Ian Hewitt mengatakan keputusan untuk mencabut larangan itu diambil dengan berat hati dan di bawah tekanan berat dari petenis lainnya. "Kami terus mengutuk sepenuhnya invasi ilegal Rusia dan dukungan sepenuh hati kami tetap bersama rakyat Ukraina. Ini adalah keputusan yang sangat sulit, tidak dianggap enteng atau tanpa banyak pertimbangan bagi mereka yang akan terkena dampaknya," ungkapnya dikutip dari Daily Star, Kamis (13/4/2023).

"Menurut pandangan kami, dengan mempertimbangkan semua faktor, ini adalah pengaturan yang paling tepat untuk The Championships tahun ini," sambung Hewitt.

Sementara itu, di bagian terpisah, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba angkat bicara. Dia menilai bahwa penyelenggara Grand Slam Wimbledon 2023 kurang berani dalam mengambil keputusan.

Baca Juga:

"Tahun lalu, Wimbledon mengambil keputusan yang sulit namun mulia untuk melarang petenis dari Rusia dan Belarusia. Penyelenggara berhak mendapat pujian karena melakukan hal yang benar," kata Dmytro saat berbicara pada The Express.

"Apa yang telah berubah sejak itu? Kita seharusnya tidak menyerahkan kemenangan kepada Putin. Jika penyelenggara Wimbledon kurang berani, pejabat London bisa berdiri teguh dan menutup pintu."

Sekadar informasi, Wimbledon adalah satu-satunya turnamen Grand Slam yang mencegah atlet Rusia dan Belarusia tampil pada tahun lalu. Sementara tiga grand slam lainnya, yakni Australia Open, Prancis Open, dan AS Open semuanya menolak untuk memberlakukan larangan yang sama.

(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Janice Tjen...
Langkah Janice Tjen Terhenti di Babak Kedua Australia Open 2026, Ditekuk Karolina Pliskova
Sikat Unggulan Kanada,...
Sikat Unggulan Kanada, Janice Tjen Lolos Rintangan Pertama Grand Slam Australia Open 2026
Sejarah Janice Tjen,...
Sejarah Janice Tjen, Petenis Indonesia Pertama Lolos Perempat Final WTA Tur sejak 2004
Janice Tjen dan 7 Petenis...
Janice Tjen dan 7 Petenis Putri Indonesia Pengguncang Grand Slam Tenis Dunia
Sejarah Jannik Sinner,...
Sejarah Jannik Sinner, Petenis Italia Pertama Rebut Gelar Tunggal Grand Slam Wimbledon
Intip Dompet Raja Tenis...
Intip Dompet Raja Tenis Dunia: Novak Djokovic Petenis Terkaya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Special Bola
Menteri Keamanan AS...
Bola Dunia
Menteri Keamanan AS Joget Kegirangan Setelah Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Sambut Musim Baru, Persebaya...
Liga Indonesia
Sambut Musim Baru, Persebaya Perketat Pemeriksaan Medis
Kisah Pilu Istri dan...
Bola Dunia
Kisah Pilu Istri dan Anak Pesepakbola Argentina yang Jadi Korban Gempa Dahsyat Venezuela
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Berita Terkini
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Jerman Tersingkir, Klopp...
Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved