Persija dan Persib Rebutan Playoff Piala AFC, Erick Thohir: Yang Curang Degradasi!
Sabtu, 15 April 2023 - 15:10 WIB
loading...
Erick Thohir memberi keterangan pers di Selasar Tribun VIP Barat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Foto: MPI/Cikal Bintang
A
A
A
JAKARTA - Persija Jakarta dan Persib Bandung bersaing untuk mendapatkan tiket playoff Piala AFC (AFC Cup) pada pertandingan terakhir Liga 1 2022/2023 . Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengancam untuk mendegradasi klub yang melakukan kecurangan dalam dua pertandingan terakhir ini.
Persija dan Persib merupakan dua klub yang memiliki peluang besar untuk menjadi runner-up Liga 1 2022-2023. Posisi kedua akan ditentukan pada laga terakhir pada Sabtu (15/4/2023) malam WIB. Persija akan berhadapan dengan PSS Sleman, sementara Persib akan menjamu Persikabo 1973. Persija lebih diuntungkan karena unggul satu poin dari Persib di klasemen sementara.
Baca Juga: Klub Indonesia Kebagian 3 Slot Main di Liga Champions Asia dan Piala AFC
Kedua klub yang berada di posisi runner-up nantinya berhak untuk mendapatkan tiket Playoff AFC Cup. Erick memberikan peringatan keras sebelum pertandingan ini dimulai.
Ketua Umum PSSI tersebut menyatakan bahwa klub yang melakukan kecurangan akan didegradasi, sedangkan untuk pelaku kecurangan seperti pemain dan wasit, Erick tidak ragu untuk memberikan hukuman seumur hidup.
Persija dan Persib merupakan dua klub yang memiliki peluang besar untuk menjadi runner-up Liga 1 2022-2023. Posisi kedua akan ditentukan pada laga terakhir pada Sabtu (15/4/2023) malam WIB. Persija akan berhadapan dengan PSS Sleman, sementara Persib akan menjamu Persikabo 1973. Persija lebih diuntungkan karena unggul satu poin dari Persib di klasemen sementara.
Baca Juga: Klub Indonesia Kebagian 3 Slot Main di Liga Champions Asia dan Piala AFC
Kedua klub yang berada di posisi runner-up nantinya berhak untuk mendapatkan tiket Playoff AFC Cup. Erick memberikan peringatan keras sebelum pertandingan ini dimulai.
Ketua Umum PSSI tersebut menyatakan bahwa klub yang melakukan kecurangan akan didegradasi, sedangkan untuk pelaku kecurangan seperti pemain dan wasit, Erick tidak ragu untuk memberikan hukuman seumur hidup.
Lihat Juga :