Devin Haney Benci Lomachenko: Aku Hajar Dia, Aku Pensiunkan Dia!

Jum'at, 12 Mei 2023 - 09:27 WIB
loading...
Devin Haney Benci Lomachenko:...
Devin Haney Benci Lomachenko: Aku Hajar Dia, Aku Pensiunkan Dia!/Sporting News
A A A
Devin Haney menebar kebencian kepada Vasiliy Lomachenko dengan bersumpah menghajar dan membuatnya pensiun dalam pertarungan 20 Mei 2023 mendatang. Juara kelas ringan tak terbantahkan asal Amerika Serikat itu berjanji akan membuat karier juara tiga divisi tersebut tamat.

Devin Haney masih dapat mengingat hari ketika dia menerima kabar bahwa dia dinobatkan sebagai juara kelas ringan WBC secara default. Itu sama sekali bukan rencana yang ada dalam pikirannya, bahkan pada usia 20 tahun ketika sebagian besar petinju di posisinya akan dengan senang hati menerima jalan termudah untuk meraih gelar utama pertama mereka.

Baca Juga: Kekayaan Zhang Zhilei, Raksasa Kelas Berat dari China yang Fantastis

Tujuannya pada saat itu adalah untuk menantang pemegang gelar kelas ringan bersatu, Vasiliy Lomachenko. Kini perannya berbalik, di mana Haney kini akan mempertahankan gelar yang tak terbantahkan melawan mantan pemegang gelar tiga divisi tersebut. Menyetujui pertarungan ini tidak pernah menjadi perhatian Haney. Begitu pula dengan cara yang ia rencanakan untuk membuatnya membayar atas laga yang memakan waktu selama ini.

"Dia membuat saya menunggu empat tahun untuk melawannya, sejak saya berusia 20 tahun," kata Haney dalam bagian pertama dari acara Blood, Sweat & Tears di ESPN: Haney vs Lomachenko yang ditayangkan pada hari Minggu. "Saya tidak menyukai Loma. Saya sangat ingin mengalahkannya. Saya ingin mengirimnya ke masa pensiun."

Devin Haney (29-0, 15KO) akan mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan miliknya melawan petinju Ukraina, Lomachenko (17-2, 11KO) pada tanggal 20 Mei di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada. Seperti yang dikatakan oleh Haney, laga ini pertama kali diincar oleh petinju tak terkalahkan asal Amerika Serikat ini pada tahun 2019.

Lomachenko merebut gelar WBC yang masih lowong dan mempertahankan sabuk kelas ringan WBA dan WBO dalam kemenangan angka mutlak selama dua belas ronde atas petinju Inggris, Luke Campbell, dalam pertarungan peraih medali emas Olimpiade bulan Agustus 2019. Haney merebut gelar kelas ringan WBC interim hanya dua minggu kemudian dalam sebuah kemenangan pada ronde keempat atas Zaur Abdullaev, yang tak terkalahkan saat mereka bertarung pada bulan September 2019 di New York.

Lomachenko kemudian dinobatkan sebagai penantang gelar WBC 'Franchise' atas permintaan promotor Top Rank pada bulan Oktober 2019 selama konvensi tahunan WBC. Haney ditingkatkan menjadi pemegang gelar penuh, setelah mempertahankan sabuknya sebanyak enam kali, termasuk kemenangannya dalam dua belas ronde atas pemegang gelar WBA, IBF, dan WBO yang saat itu tak terkalahkan, George Kambosos Jr. untuk menyatukan divisi ringan pada 5 Juni lalu di Melbourne, Australia.

Baca Juga: Sumpah Devin Haney: Aku Pemegang Kunci Tinju Kelas Ringan

Ironisnya, Haney mendapatkan laga melawan Kambosos untuk menggantikan Lomachenko, yang tidak dapat hadir karena kewajibannya sebagai tentara Ukraina untuk mempertahankan diri dari invasi Rusia yang sedang berlangsung. Haney mengubah kesempatan tersebut menjadi sebuah kontrak tiga pertandingan yang menguntungkan - dua kali perjalanan ke Australia dan kini pertarungan yang sudah lama diidam-idamkannya dengan petinju kidal Ukraina yang sudah ada dalam radarnya sejak pertama kali ia memasuki bursa perebutan gelar saat masih berusia 20 tahun.

Haney dipandang oleh bursa taruhan bet365 sebagai unggulan -275 untuk menang atas Lomachenko, yang sebelas tahun lebih tua darinya dan yang akan bertanding sebagai penantang dan petarung yang lebih kecil. Ini adalah wilayah yang asing bagi peraih medali emas Olimpiade dua kali dan mantan pemegang gelar tiga divisi ini, yang biasanya mendapatkan posisi yang kuat di hampir setiap perebutan gelar sejak kemenangannya di kelas bulu WBO pada bulan Juni 2014 atas Gary Russell Jr.

"Loma tidak pernah menjadi underdog," kata Haney. "Kali ini, ia melawan sang juara. Pria yang lebih besar, pria yang lebih kuat, pria yang lebih cepat, pria yang lebih muda. Semua rintangan ada di hadapannya.''
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jack Catterall Rebut...
Jack Catterall Rebut Sabuk WBA usai Kalahkan Shakhram Giyasov
Mantan Juara Dunia Tinju...
Mantan Juara Dunia Tinju Paulie Malignaggi Tumbang KO di Duel Bare-Knuckle
Byson Fight 2026 Resmi...
Byson Fight 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Pertarungan Berkualitas
Cucu Muhammad Ali Turun...
Cucu Muhammad Ali Turun Gunung, Nico Ali Walsh Perjuangkan Hak Petinju Profesional
Resmi, Naoya Inoue Jadi...
Resmi, Naoya Inoue Jadi Petinju Terbaik Dunia Geser Oleksandr Usyk
Jadwal Tinju Dunia Pekan...
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Duel Panas Fabio Wardley vs Daniel Dubois Jadi Sorotan
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
Syifa Hadju Bangga El...
Syifa Hadju Bangga El Rumi Kalahkan Jefri Nichol: Sayangku Berhasil Lagi
Jefri Nichol Minta Maaf...
Jefri Nichol Minta Maaf Kalah TKO dari El Rumi, Ungkap Alasan Duel Tinju hanya 38 Detik
Special Bola
Ingin Bawa Timnas Indonesia...
Bola Dunia
Ingin Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030, John Herdman Tegaskan Butuh Dukungan Semua Pihak
Bantu Persib Bandung...
Liga Indonesia
Bantu Persib Bandung dan Borneo FC di Asia, I.League Siapkan Jadwal Khusus
Penyebab Pelatih Timnas...
Bola Dunia
Penyebab Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Belum Sempat Nonton Piala Dunia 2026
Rekomendasi
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Berita Terkini
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved