alexametrics

Finalisasi Merger Surabaya United-PS Polri di ISC A

loading...
Finalisasi Merger Surabaya United-PS Polri di ISC A
Finalisasi Merger Surabaya United-PS Polri di ISC A/Dede Arip Rachman/Sindophoto
A+ A-
SURABAYA - Surabaya United menuntaskan merger dengan PS Polri untuk bisa bertarung di Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Selasa (12/4), owner Surabaya United Gede Widiade menyebutkan ada pembahasan untuk menyatukan timnya dengan salah satu kontestan Piala Bhayangkara 2016.

Dia menerima tawaran merger dari Mabes Polri dan tengah melakukan pembicaraan soal rencana merger tersebut. Gede mengaku sulit untuk menolak tawaran Mabes Polri itu karena dinilai sangat menarik dan kini tengah melakukan finalisasi merger.

Saat dikonfirmasi, Gede sedang menuju Surabaya untuk membicarakan proses merger tersebut. "Saya mendapat tawaran dari Mabes Polri dan sayang kalau tawaran besar itu dilewatkan. Kami akan membahas finalisasinya di Surabaya dan semoga lancar,"ujar Gede Widiade.



Sayangnya dia belum menguak lebih jauh soal bagaimana penerapan merger nantinya, termasuk yang berkaitan dengan badan hukum sekaligus organ tim yang bakal dipakai. "Tunggu saja, nanti pasti saya informasikan lagi kalau sudah jelas,"tambah dia.

Kabar merger antara Surabaya United dengan PS Polri berembus seusai Piala Bhayangkara 2016 lalu. Sejumlah pemain asuhan Ibnu Grahan memang disewa PS Polri khusus untuk turnamen tersebut. Tapi ketika itu manajemen masih malu-malu.

Gede sendiri pada Maret lalu bahkan pernah mengatakan enggan melakukan merger dengan PS Polri. Namun, kenyataanya kini Gede sulit menampik tawaran Mabes Polri dan diperkirakan tawaran itu sangat menguntungkan timnya.

Soal bagaimana rupa tim nanti, prediksi awal tidak akan berbeda jauh dengan Surabaya United sekarang. Sebab, skuat PS Polri selain dipinjam dari Surabaya United, sebagian lainnya adalah pemain pinjaman. Apalagi tim Surabaya United sudah jadi atau tinggal jalan.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak