alexametrics

Prancis Terbuka 2016

Novak Djokovic Baru Tahu Lawan Selanjutnya Adalah Hiu

loading...
Novak Djokovic Baru Tahu Lawan Selanjutnya Adalah Hiu
Novak Djokovic akan menghadapi Steve Darcis di babak kedua Prancis Terbuka 2016/Ist
A+ A-
PARIS - Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic tanpa mengalami kesulitan melewati rintangan pertama. Melawan petenis Lu Yen-hsun dari Taiwan, Djokovic menang 6-4, 6-1, 6-1. Namun ia baru tahu kalau lawan yang akan dihadapi di babak kedua adalah hiu. Loh kok?

Adalah Steve Darcis yang bakal coba menghadang laju Djokovic di babak kedua. Petenis berpaspor Belgia mendapatkan kesempatan bertemu dengan Djokovic menyusul kemenangannya melawan petenis Uzbekistan, Marsel ─░lhan tiga set langsung 6-3, 6-4, 6-0.

Buat Djokovic tahun ini adalah kesempatan terbesarnya meraih gelar seri grand slam di Prancis Terbuka. Maklum selama ini pria asal Serbia itu belum pernah merasakan mengangkat trofi di Roland Garros.



Djokovic sudah sangat siap melahap semua lawan sampai babak puncak nanti. Ia pun tak peduli dengan banyak atau sedikitnya penonton yang menyaksikan ia berlaga.

Kepada wartawan termasuk SINDOnews, usai laga Djokovic mengungkapkan perasaanya. Berikut petikan wawancaranya :

Penonton tak banyak, juga cuaca tidak mendukung. Bagaimana Anda melihat pertandingan perdana ini?
Set pertama naik turun, tidak stabil. Itu biasa, apalagi cuaca juga demikian. Tapi set kedua dan ketiga sudah bagus, setidaknya saya menemukan ritme pertandingan. Mudah mudahan selanjutnya juga demkian. Biasa juga dengan stadion yang tidak penuh, ini kan babak pertama.

Seharusnya Anda bermain sehari sebelumnya. Tapi karena hujan, Anda harus main sekarang. Apakah ini berpengaruh besar?
Pengaruhnya ada, tapi tidak terlalu besar. Persiapan agak tidak nyaman, tapi ini kan biasa di Paris. Hujan sering turun di sini menjelang Roland Garros.

Bagaimana pandangan Anda terhadap lawan berikutnya, Steve Darcis?
Dia bagus di lapangan keras. Karena servisnya kuat, slice-nya tajam. Mungkin lebih mudah kali ini karena mengahadapinya di lapangan tanah liat. Akan menjadi sedikit pekerjaan rumah bagi saya tentunya.

Tahukah Anda bahwa Steve memiliki julukan ikan hiu?
Betul demikian? Wah, bagus, saya jadi tahu nih sekarang (tertawa).

Ini kelima kalinya Anda datang ke sini dan berkesempatan besar menjadi juara. Bagaimana perasaan Anda saat ini?
Sebenarnya kesempatan menjadi juara sudah ada tiga kali (Djokovic tiga kali masuk final), jadi memang ada perasaan tertentu di sini. Saya akan berusaha keras untuk menjuarainya tahun ini. Tapi semua pada akhirnya tergantung yang di atas.

Tahun lalu diramalkan akan juara karena musuhnya, Stan Wawrinka, dianggap masih dibawah kemampuannya. Bagaimana dengan lawan lawan Anda tahun ini?
Banyak yang juga punya peluang besar. Kalau pun saya kemudian tidak lagi bisa juara, saya akan terus berjuang, bahkan terus bermimpi. Mimpi saya ya juara Roland Garros. Biarlah mimpi terus kalau memang tahun ini tak juara lagi.

Apakah Anda juga akan ikut olimpiade. Banyak pemain yang tidak ikutan olimpiade karena kurang begitu berarti?
Saya belum tahu betul. Olimpiade seharusnya memiliki poin besar, karena seperti grand slam kelima dan empat tahun sekali.

Nick Kyrgios menyebut nama Anda sehubungan insinden permintaan handuk di lapangan. Nick merasa diperlakukan tidak adil sementara Anda dianggap melakukan hal sama di Roma?
Saya dengar masalah itu. Tapi saya tidak melihat betrl bagaimana kelakuan Nick waktu di lapangan, bagaimana gesturnya dan sebagainya. Kalau memang seperri ditulis di koran, itu hak dia melakukannya, saya tidak bisa ngomong banyak, meskipun tak perlu sampai menyebut nama saya.

*Laporan langsung Krisna Diantha Akassa dari Prancis
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak