Perburuan Scudetto Hanya Harapan Semu buat Rival Juve

Sabtu, 25 Juli 2020 - 11:34 WIB
loading...
Perburuan Scudetto Hanya...
Ekspresi kecewa pemain Juventus Cristiano Ronaldo setelah timnya gagal mendapatkan kemenangan di kandang Udinese, Dacia Arena, Udine, (24/7/2020). Kekalahan ini membuat Juventus harus menunggu perayaan pesta mereka sampai pertandingan terakhir. Foto/Reute
A A A
UDINE - Juventus boleh saja gagal memetik tiga poin seusai kalah 1-2 dari Udinese di Dacia Arena, Jumat (24/7/2020). Tapi, hal itu hanya ibarat harapan semu bagi para rival. Kenyataannya, La Vecchia Signora tetap terdepan dalam perburuan scudetto musim ini.

Saat ini, Juve masih kokoh memuncaki klasemen sementara Seri A dengan 80 poin, unggul enam poin dari urutan kedua Atalanta dan tujuh poin dari Inter Milan yang berada di urutan ketiga. Leonardo Bonucci dkk hanya memerlukan tiga poin tambahan dan itu diyakini tidak akan sulit mengingat mereka masih menyisakan tiga pertandingan.

Bahkan, ada skenario di mana Juve bisa mulai merayakan di hotel tim sebelum menginjakkan kaki ke lapangan menghadapi Sampdoria, Minggu (27/7/2020). Catatannya, jika Atalanta kalah dari Milan dini hari tadi, sementara Inter Milan dan Lazio gagal memenangkan pertandingan mereka masing-masing melawan Genoa dan Verona, Minggu (27/7/2020), Juve akan menjadi juara secara matematis. (Baca: Dipermalukan Udinese, Sarri Akui Juventus Kehilangan Ritme Permainan)

Itu karena Juve memiliki rekor head-to-head yang unggul dengan semua tim lainnya di posisi empat besar. Kendati memiliki keuntungan besar dalam mengejar scudetto kesembilan secara beruntun, Pelatih Maurizio Sarri tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya setelah kekalahan dari Udinese.

Memimpin melalui Matthijs de Ligt pada menit ke-42, Juve pulang dengan tangan hampa setelah Udinese membalikkan keadaan berkat gol-gol dari lija Nestorovski (52) dan Seko Fofana (90+2). Sarri menilai pasukannya seperti kehabisan bensin sehingga tidak bisa menampilkan bentuk terbaik, terutama di sektor pertahanan.

Juve kebobolan 38 gol di Seri A musim ini, jauh lebih banyak daripada yang terjadi dalam dekade terakhir. “Itulah yang terjadi akhir-akhir ini. Kami kehilangan organisasi dan bentuk kami. Kami memiliki kinerja yang bagus di babak pertama. Namun, kami kemasukan, sempat menyamakan kedudukan, dan ingin menang dengan segala cara. Namun, permainan kami mulai tidak terorganisasi dan longgar,” sebut Sarri, dilansir football-italia.net.

Tapi, Sarri enggan menjadikan padatnya jadwal sebagai kambing hitam. Mantan pelatih SSC Napoli dan Chelsea tersebut berjanji akan membenahi kelemahan tim sehingga dapat bermain terorganisasi dan lebih baik pada pertandingan selanjutnya, terutama melawan Sampdoria. (Baca juga: Mohon Tidak Panik! Kondisi Pasar Keuangan Sudah Membaik)

“Sulit menemukan keseimbangan saat ini. Karena, semua orang di setiap tim mulai kelelahan. Kami juga tidak seagresif itu. Tapi, saya percaya organisasi lebih penting daripada agresi saat ini. Mental kami lebih lelah daripada fisik. Kami harus belajar dan berusaha menjaga kebugaran,” sebut Sarri.

Berbeda dengan Juve , Lazio justru sedang bergembira. Kemenangan 2-1 atas Cagliari, Jumat (24/7/2020), mengamankan I Biancocelesti di urutan keempat klasemen sementara dengan 72 poin. Itu sekaligus meloloskan Lazio ke Liga Champions musim depan.

Terasa emosional mengingat ini pertama kali mereka kembali mengikuti kompetisi elite Eropa tersebut setelah terakhir kali musim 2007/2008. Berakhirnya penantian 13 tahun membuat Pelatih Simone Inzaghi bergembira. Dia menganggap itu sebuah mimpi indah yang menjadi kenyataan. (Lihat videonya: Usai Memesan Minuman, Seorang Pengunjung Warkop Tiba-tiba Meninggal)

Sembari menyelesaikan tiga pertandingan Seri A kontra Hellas Verona, Minggu (27/7/2020), Brescia, Kamis (30/7/2020), dan Napoli, Minggu (2/8/2020), Inzaghi rupanya begitu antusias menyongsong musim depan. Dia yakin dengan keberadaan Igli Tare sebagai direktur olahraga akan berperan penting mendatangkan pemain-pemain berkualitas yang bakal membuat Lazio semakin kompetitif di Seri A dan Liga Champions musim depan.

“Kami harus meningkatkan kualitas. Saya beruntung memiliki Tare sebagai direktur olahraga. Dia tahu apa yang harus dilakukan. Dia telah bekerja dengan baik. Musim depan kami akan bermain seperti ini. Mulai Oktober, kami akan bermain setiap tiga hari. Karena itu, kami harus memiliki skuad yang besar dan kami akan siap,” tandas Inzaghi. (Alimansyah)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
Inter Milan Kunci Gelar...
Inter Milan Kunci Gelar Scudetto usai Sikat Parma 2-0
Hasil Liga Champions:...
Hasil Liga Champions: Kejutan, Juventus Dibantai Galatasaray 2-5
Kiper Timnas Indonesia...
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Dilempar Petasan saat Lawan Inter Milan
Koleksi 4 Clean Sheet,...
Koleksi 4 Clean Sheet, Duet Jay Idzes dan Muharemovic Bikin Penyerang Serie A Ketar-ketir
Bocor! Jurnalis Italia...
Bocor! Jurnalis Italia Ungkap AC Milan Tertarik Rekrut Jay Idzes dari Sassuolo
Diwarnai Penguatan 268...
Diwarnai Penguatan 268 saham, IHSG Jelang Akhir Pekan Dibuka Perkasa ke 9.031
Jejak Pendidikan Giorgio...
Jejak Pendidikan Giorgio Chiellini, Legenda Juventus yang Punya Gelar S2 dari Universitas Turin
Inter Milan Bangkit...
Inter Milan Bangkit dari Ketertinggalan untuk Menang 3-2 atas Monza, Memimpin Klasemen Liga Italia
Special Bola
Cristiano Ronaldo Satu-satunya...
Bola Dunia
Cristiano Ronaldo Satu-satunya Pesepakbola yang Cetak Gol di 6 Piala Dunia Berbeda!
Wayne Rooney: Timnas...
Bola Dunia
Wayne Rooney: Timnas Inggris Seharusnya Dihukum Penalti Lawan Ghana!
Aston Villa vs Indonesia...
Bola Dunia
Aston Villa vs Indonesia All Stars, Emiliano Martinez Bakal Kunjungi SUGBK dengan 3 Tim Berbeda!
Rekomendasi
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya
Berita Terkini
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Infografis
Hanya 2 Kapal Perusak...
Hanya 2 Kapal Perusak Angkatan Laut Inggris yang Bisa Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved