Kylian Mbappe Bikin Seruan Damai Buntut Kerusuhan di Prancis
Minggu, 02 Juli 2023 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
"Seperti semua orang Prancis, kami terkejut dan terpukul oleh kematian tragis Nahel M. Pikiran kami terutama tertuju pada Nahel dan keluarganya, dan kami menyampaikan belasungkawa kami yang tulus kepada mereka," ujar Mbappe seperti dikutip dari Goal Internasional, Sabtu (1/7/2023).
"Tentu saja, kita tidak bisa mengabaikan keadaan yang mengakibatkan kematian yang tak dapat diterima ini. Sejak peristiwa tragis ini, kita telah melihat ekspresi kemarahan rakyat, yang kami pahami esensinya, tetapi kami tidak dapat mendukung bentuk kekerasan," lanjutnya.
Mbappe, yang berasal dari pinggiran Paris, Prancis, merasa sedih melihat situasi yang terjadi. Namun, mantan pemain AS Monaco tersebut menegaskan bahwa kekerasan bukanlah jalan keluar dari masalah. Mbappe mengajak untuk melakukan rekonsiliasi dan dialog sebagai cara damai dalam menyampaikan protes terhadap kematian Nahel.
"Kekerasan tidak akan menyelesaikan apa pun, terutama ketika kekerasan itu tak terhindarkan dan hanya akan melukai keluarga, orang yang mereka cintai, dan tetangga mereka," tambah Mbappe.
Mbappe berharap bahwa kekerasan harus dihentikan untuk memberi ruang bagi masa berkabung, dialog, dan rekonstruksi sebagai cara damai untuk menanggapi kematian Nahel.
"Tentu saja, kita tidak bisa mengabaikan keadaan yang mengakibatkan kematian yang tak dapat diterima ini. Sejak peristiwa tragis ini, kita telah melihat ekspresi kemarahan rakyat, yang kami pahami esensinya, tetapi kami tidak dapat mendukung bentuk kekerasan," lanjutnya.
Mbappe, yang berasal dari pinggiran Paris, Prancis, merasa sedih melihat situasi yang terjadi. Namun, mantan pemain AS Monaco tersebut menegaskan bahwa kekerasan bukanlah jalan keluar dari masalah. Mbappe mengajak untuk melakukan rekonsiliasi dan dialog sebagai cara damai dalam menyampaikan protes terhadap kematian Nahel.
"Kekerasan tidak akan menyelesaikan apa pun, terutama ketika kekerasan itu tak terhindarkan dan hanya akan melukai keluarga, orang yang mereka cintai, dan tetangga mereka," tambah Mbappe.
Mbappe berharap bahwa kekerasan harus dihentikan untuk memberi ruang bagi masa berkabung, dialog, dan rekonstruksi sebagai cara damai untuk menanggapi kematian Nahel.
(sto)
Lihat Juga :