Tebas Optimis La Liga Bisa Digelar Lagi Juni Nanti
Kamis, 30 April 2020 - 03:05 WIB
loading...
Presiden La Liga, Javier Tebas berharap pertandingan bisa digelar lagi paling lambat pada pertengahan Juni nanti. Dengan demikian kompetisi dapat diakhiri. Foto: reuters
A
A
A
MADRID - Presiden La Liga, Javier Tebas berharap pertandingan bisa digelar lagi paling lambat pada pertengahan Juni nanti. Dengan demikian kompetisi dapat diakhiri dan terhindar dari kerugian finansial lebih besar.
Guna meredam penyebaran virus Corona di Spanyol, diputuskan untuk menunda La Liga sejak pertengahan Maret lalu sampai waktu yang belum ditentukan. Hal ini memicu keresahan kompetisi akan diakhiri lebih cepat.
Terlebih sudah ada beberapa negara di Eropa yang memutuskan untuk menyudahi liganya, seperti Belgia, Belanda dan yang terbaru Prancis. Merespon hal ini, Tebas hanya bisa berdoa La Liga tidak mengalami hal serupa.
Dia sangat berharap La Liga 2019/2020 bisa diakhiri. Terlebih itu tidak akan mempengaruhi jadwal musim depan. “Saya berharap La Liga bisa dilanjutkan lagi (paling lambat) pada pertengahan Juni,” ucap Tebas, dilansir skysport.
Tebas menyatakan tidak perlu La Liga musim ini diakhiri lebih cepat. Terlebih, kasus positif dan kematian akibat virus Corona di Negeri Matador terus berkurang. Itu dibuktikan dengan pelonggaran lockdown.
Guna meredam penyebaran virus Corona di Spanyol, diputuskan untuk menunda La Liga sejak pertengahan Maret lalu sampai waktu yang belum ditentukan. Hal ini memicu keresahan kompetisi akan diakhiri lebih cepat.
Terlebih sudah ada beberapa negara di Eropa yang memutuskan untuk menyudahi liganya, seperti Belgia, Belanda dan yang terbaru Prancis. Merespon hal ini, Tebas hanya bisa berdoa La Liga tidak mengalami hal serupa.
Dia sangat berharap La Liga 2019/2020 bisa diakhiri. Terlebih itu tidak akan mempengaruhi jadwal musim depan. “Saya berharap La Liga bisa dilanjutkan lagi (paling lambat) pada pertengahan Juni,” ucap Tebas, dilansir skysport.
Tebas menyatakan tidak perlu La Liga musim ini diakhiri lebih cepat. Terlebih, kasus positif dan kematian akibat virus Corona di Negeri Matador terus berkurang. Itu dibuktikan dengan pelonggaran lockdown.
Lihat Juga :