Wayne Gardner Sarankan Marc Marquez Segera Pensiun dari MotoGP
Sabtu, 22 Juli 2023 - 02:02 WIB
loading...
A
A
A
“Dalam pandangan saya, Marquez harus pensiun selagi dia bisa. Saya penggemar beratnya, tapi saya khawatir dia akan melukai dirinya sendiri jika dia mencoba untuk kembali,” tambahnya.
“Motornya telah berubah, pembalapnya harus jauh lebih muda. Dia sudah berusia 30 tahun dan mentalitasnya berbeda. Saya tidak mengatakan ini sebagai kritik, saya khawatir tentang kehidupannya di masa depan. Dia harus mengerti bahwa dia masih memiliki 50 tahun untuk hidup," tuturnya.
Lebih lanjut, Juara Dunia 500cc tahun 1987 itu menilai Marquez tak perlu lagi terlalu ambisius untuk memenangkan balapan karena sudah mengantongi delapan gelar juara dunia. Menurutnya, ini merupakan saat yang tepat bagi bintang asal Spanyol itu untuk menutup karier hebatnya di MotoGP.
“Memenangkan balapan lain setelah delapan gelar juara dunia seharusnya tidak menjadi prioritasnya sekarang. Saya pikir dia sudah melakukan cukup. Masalahnya adalah Marc memiliki semangat juang yang tinggi sehingga dia terus melaju semakin cepat hingga terjatuh,” jelas mantan pembalap asal Australia itu.
“Kita semua pernah mengalaminya dan suatu hari Anda bangun dan berkata pada diri sendiri, 'Mungkin sebaiknya Anda tidak mengambil risiko itu lagi dan menikmati sisa hidup Anda.' Begitulah cara saya melihatnya hari ini," pungkasnya.
“Motornya telah berubah, pembalapnya harus jauh lebih muda. Dia sudah berusia 30 tahun dan mentalitasnya berbeda. Saya tidak mengatakan ini sebagai kritik, saya khawatir tentang kehidupannya di masa depan. Dia harus mengerti bahwa dia masih memiliki 50 tahun untuk hidup," tuturnya.
Lebih lanjut, Juara Dunia 500cc tahun 1987 itu menilai Marquez tak perlu lagi terlalu ambisius untuk memenangkan balapan karena sudah mengantongi delapan gelar juara dunia. Menurutnya, ini merupakan saat yang tepat bagi bintang asal Spanyol itu untuk menutup karier hebatnya di MotoGP.
“Memenangkan balapan lain setelah delapan gelar juara dunia seharusnya tidak menjadi prioritasnya sekarang. Saya pikir dia sudah melakukan cukup. Masalahnya adalah Marc memiliki semangat juang yang tinggi sehingga dia terus melaju semakin cepat hingga terjatuh,” jelas mantan pembalap asal Australia itu.
“Kita semua pernah mengalaminya dan suatu hari Anda bangun dan berkata pada diri sendiri, 'Mungkin sebaiknya Anda tidak mengambil risiko itu lagi dan menikmati sisa hidup Anda.' Begitulah cara saya melihatnya hari ini," pungkasnya.
(sto)
Lihat Juga :