Bos PSIS Semarang Buka Mulut Tanggapi Sanksi Beruntun Komdis PSSI
Senin, 31 Juli 2023 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
Terkait sanksi ini, Yoyok Sukawi menyatakan rasa kekecewaannya. Ia menyayangkan keputusan PSSI yang menggunakan sanksi tanpa melakukan pendekatan, komunikasi, sosialisasi, dan edukasi terlebih dahulu.
Yoyok mengakui bahwa sulit untuk mengetahui adanya suporter yang nekat datang ke pertandingan tandang, meskipun pihak PSIS Semarang telah memberikan himbauan secara maksimal. Para suporter yang datang tersebut juga tidak menggunakan atribut khas klub.
"Kami menyayangkan keputusan dari Komdis. Kenapa PSSI lebih mengedepankan sanksi daripada melakukan pendekatan komunikasi, sosialisasi, dan edukasi untuk peraturan baru ini. Kami sudah menghimbau dan klub juga telah berusaha secara maksimal," ujar Yoyok, dikutip dari situs resmi PSIS Semarang, Minggu (30/7/2023).
Lebih lanjut, Yoyok berharap ini menjadi kejadian terakhir dan memohon kepada para suporter PSIS Semarang untuk tidak melanggar aturan yang ada karena dampaknya dapat berdampak negatif bagi klub.
"Kami berharap denda ini menjadi yang terakhir karena klub sedang berjuang. Kami memohon kepada para suporter untuk menahan diri dan tidak melakukan awaydays selama masih ada larangan dari PSSI. Komdis dapat mengumpulkan bukti melalui foto-foto, media sosial, laporan matchcom, dan laporan intel sebagai dasar untuk memberikan sanksi kepada klub," tambahnya.
Yoyok mengakui bahwa sulit untuk mengetahui adanya suporter yang nekat datang ke pertandingan tandang, meskipun pihak PSIS Semarang telah memberikan himbauan secara maksimal. Para suporter yang datang tersebut juga tidak menggunakan atribut khas klub.
"Kami menyayangkan keputusan dari Komdis. Kenapa PSSI lebih mengedepankan sanksi daripada melakukan pendekatan komunikasi, sosialisasi, dan edukasi untuk peraturan baru ini. Kami sudah menghimbau dan klub juga telah berusaha secara maksimal," ujar Yoyok, dikutip dari situs resmi PSIS Semarang, Minggu (30/7/2023).
Lebih lanjut, Yoyok berharap ini menjadi kejadian terakhir dan memohon kepada para suporter PSIS Semarang untuk tidak melanggar aturan yang ada karena dampaknya dapat berdampak negatif bagi klub.
"Kami berharap denda ini menjadi yang terakhir karena klub sedang berjuang. Kami memohon kepada para suporter untuk menahan diri dan tidak melakukan awaydays selama masih ada larangan dari PSSI. Komdis dapat mengumpulkan bukti melalui foto-foto, media sosial, laporan matchcom, dan laporan intel sebagai dasar untuk memberikan sanksi kepada klub," tambahnya.
(sto)
Lihat Juga :